Akurat

Foto Malam Hari Selalu Gelap dan Blur? Ini Cara Setting Kamera agar Terang dan Tajam

Eko Krisyanto | 20 Desember 2025, 00:00 WIB
Foto Malam Hari Selalu Gelap dan Blur? Ini Cara Setting Kamera agar Terang dan Tajam

AKURAT.CO Banyak orang kerap mengalami kesulitan saat memotret dalam kondisi minim cahaya.

Padahal, dengan pengaturan kamera yang tepat, suasana malam justru bisa menghasilkan foto yang lebih dramatis dan memukau.

Berikut panduan mengatur kamera untuk foto malam hari agar hasil tetap terang, tajam, dan artistik.

1. Atur Shutter Speed Sesuai Kebutuhan

Memotret malam hari tanpa flash sebaiknya menggunakan shutter speed rendah agar cahaya yang masuk lebih banyak.

Untuk foto cityscape atau efek light trail, shutter speed rendah sangat dianjurkan. Namun, jika objek bergerak, gunakan shutter speed lebih cepat agar foto tidak blur.

2. Gunakan Aperture Lebar

Bukaan lensa besar seperti f/2.8 atau lebih lebar membantu menangkap cahaya lebih maksimal. Meski demikian, sesuaikan dengan kebutuhan kedalaman fokus.

Jika ingin detail merata dari depan ke belakang, naikkan sedikit nilai aperture.

Baca Juga: Anggota Baru Komisi Yudisial Janji Perkuat Integritas Hakim dan Mutu Peradilan Nasional

3. Sesuaikan ISO dengan Hati-Hati

ISO menentukan sensitivitas sensor terhadap cahaya. Menaikkan ISO dapat membantu mencerahkan foto malam, tetapi terlalu tinggi berisiko memunculkan noise.

Karena itu, atur ISO secara seimbang agar foto tetap tajam dan bersih.

4. Manfaatkan Mode Manual

Mode manual memberikan kendali penuh atas kombinasi shutter speed, aperture, dan ISO. Dengan mode ini, fotografer dapat menyesuaikan eksposur secara presisi sesuai kondisi cahaya yang ada.

5. Gunakan White Balance yang Tepat

Fotografi malam sering melibatkan berbagai sumber cahaya dengan warna berbeda. White balance otomatis biasanya menjadi pilihan paling aman dan mudah dikoreksi saat proses editing.

Pengaturan Daylight juga bisa digunakan, meski hasilnya cenderung lebih hangat.

6. Manfaatkan Format RAW

Meski bersifat opsional, format RAW sangat disarankan untuk foto malam hari. Format ini memberikan fleksibilitas lebih besar saat mengatur pencahayaan, warna, dan detail saat proses pascaproduksi.

7. Perhatikan Pengaturan Fokus

Untuk objek statis, autofokus tunggal sudah memadai. Sementara itu, fotografi jalanan malam lebih cocok menggunakan autofokus kontinu agar objek bergerak tetap tertangkap tajam.

Penggunaan back button focus, shutter nirkabel, serta mode area fokus yang tepat juga membantu menjaga fokus tetap stabil.

8. Pilih Lensa yang Tepat

Lensa dengan focal length 35–50mm umumnya ideal untuk fotografi malam hari, terutama street photography. Selain fleksibel, rentang ini relatif mudah menghasilkan foto tajam dibandingkan lensa dengan focal length lebih panjang.

Kesimpulannya adalah, memotret dalam kondisi minim cahaya bukanlah hal yang menakutkan jika pengaturan kamera dilakukan dengan tepat.

Kombinasi shutter speed yang sesuai, aperture lebar, ISO seimbang, white balance yang akurat, serta penggunaan mode manual dan format RAW dapat menghasilkan foto malam yang terang, tajam, dan artistik.

Baca Juga: Diplomasi Parlemen RI Konsisten Dukung Palestina dan Dorong Perdamaian Sudan–Yaman

Dukungan fokus yang stabil serta pemilihan lensa yang tepat akan membuat hasil foto lebih konsisten dan memukau.

Dengan teknik yang benar, suasana malam justru menjadi panggung visual yang penuh daya tarik.

Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.