10 Tips Merawat Anjing di Kos agar Tetap Bersih, Sehat, dan Tidak Mengganggu Tetangga
Ratu Tiara | 8 November 2025, 20:55 WIB

AKURAT.CO Saat Anda memelihara anjing di kos, tentu bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang.
Di satu sisi, anjing membawa keceriaan dan rasa nyaman.
Tapi di sisi lain ada tanggung jawab besar untuk menjaga kebersihan, kesehatan, serta ketertiban lingkungan.
Banyak pemilik kos yang ragu mengizinkan hewan peliharaan karena khawatir akan bau, kebisingan, atau gangguan terhadap penghuni lain.
Tapi dengan cara perawatan yang tepat, semua itu bisa dihindari dan hubungan dengan tetangga tetap harmonis.
Dilansir dari HelloSehat, merawat anjing di lingkungan terbatas seperti kos memerlukan perhatian ekstra terhadap kebersihan, pola makan, dan aktivitas fisik.
Pemilik perlu memastikan kebutuhan dasar hewan terpenuhi agar anjing tetap sehat dan tidak stres.
Tanggung jawab sosial juga penting. Seperti menjaga ketenangan dan kebersihan lingkungan sekitar menjadi hal penting agar keberadaan anjing diterima oleh tetangga.
Kehidupan di kos sangat terbatas ruang dan membuat pemilik harus lebih cermat dalam mengatur jadwal mandi, bermain, dan waktu makan.
Anjing yang dirawat dengan baik akan lebih tenang, sehat, serta mudah dikendalikan, sehingga tidak menimbulkan gangguan.
Penting bagi setiap pemilik untuk memahami etika dan panduan praktis dalam merawat hewan peliharaan di tempat tinggal bersama.
10 Tips Merawat Anjing di Kos agar Tetap Bersih, Sehat, dan Tidak Mengganggu Tetangga.
1. Memberi Makan dengan Nutrisi Seimbang
Pemilik anjing perlu memberikan makanan dengan kandungan nutrisi seimbang sesuai usia dan ras.
Hindari memberi makanan manusia secara berlebihan, karena bisa mengganggu pencernaan dan menyebabkan obesitas.
Pastikan anjing makan secara teratur dan tidak meninggalkan sisa agar tidak menimbulkan bau di kamar kos.
2. Menjaga Rutinitas Mandi dan Grooming
Kebersihan tubuh anjing sangat penting untuk mencegah bau dan penyakit kulit. Mandikan anjing minimal dua kali seminggu dan rutin menyisir bulu agar tidak kusut.
Gunakan sampo khusus anjing yang lembut dan hindari penggunaan produk manusia karena bisa menyebabkan iritasi kulit.
3. Membersihkan Area Kos dan Peralatan Anjing
Mangkuk makanan dan tempat minum anjing termasuk benda yang paling cepat kotor di rumah.
Bersihkan wadah makan dan minum setiap hari menggunakan air hangat dan sabun aman.
Jangan lupa untuk mengepel lantai secara rutin agar tidak ada bulu, air, atau kotoran yang menempel di area kos.
4. Mengajak Anjing Bermain dan Beraktivitas
Aktivitas fisik sangat penting agar anjing tidak stres dan tetap sehat. Dengan membawa anjing jalan pagi atau sore hari, bermain bola, atau latihan ringan di area aman. Aktivitas ini membantu menyalurkan energi dan menghindari perilaku destruktif di kamar kos.
5. Menerapkan Etika terhadap Tetangga
Pemilik anjing harus memiliki kesadaran sosial tinggi.
Tidak semua orang nyaman dengan keberadaan hewan peliharaan.
Pastikan anjing tidak menggonggong berlebihan, tidak mengotori area umum, dan tidak menakuti tetangga.
Pemilik juga disarankan untuk berkomunikasi dengan penghuni lain agar tercipta lingkungan yang saling menghormati.
6. Gunakan Tali Pengaman dan Bersihkan Kotoran
Saat membawa anjing keluar, selalu gunakan tali agar lebih terkendali. Bersihkan kotoran anjing setiap kali buang air. Hal ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menunjukkan rasa tanggung jawab sebagai pemilik hewan peliharaan.
7. Menjaga Kebersihan Lingkungan Kos
Kebersihan lingkungan turut memengaruhi kenyamanan bersama.
Kotoran anjing sebaiknya segera dibersihkan karena dapat menimbulkan bau dan menjadi sarang bakteri.
Gunakan kantong plastik atau tisu khusus, dan buang di tempat sampah tertutup untuk menjaga higienitas area kos.
8. Menggunakan Produk Pembersih yang Aman
Beberapa produk rumah tangga mengandung bahan kimia berbahaya bagi hewan.
Pemilik harus memilih produk pembersih non-toksik dan aman untuk hewan peliharaan. Hindari cairan pemutih atau pembersih berbasis amonia yang bisa menyebabkan gangguan pernapasan pada anjing.
Baca Juga: Anjing Peliharaan 'Selamatkan' Perempuan yang Hampir Tewas Akibat Gigitan Kucing Rabies di Turki
9. Melakukan Vaksinasi dan Pemeriksaan Rutin
Vaksinasi penting untuk mencegah penyakit menular seperti rabies atau parvovirus.
Pemilik harus melakukan pemeriksaan rutin ke dokter hewan setidaknya enam bulan sekali. Selain itu, jaga catatan kesehatan anjing agar kondisi tubuhnya selalu terpantau dengan baik.
10. Melatih dan Mengendalikan Perilaku Anjing
Latihan dasar bagi anjing seperti duduk, diam, atau datang ketika dipanggil sangatlah penting.
Pelatihan membantu anjing lebih patuh dan mengurangi kebiasaan menggonggong tanpa alasan.
Jika sulit melatih sendiri, pemilik bisa menggunakan jasa pelatih profesional agar anjing lebih disiplin dan tenang di lingkungan kos.
Merawat anjing di kos memang membutuhkan tanggung jawab lebih besar, tetapi bukan hal yang mustahil.
Dengan menjaga kebersihan, memenuhi kebutuhan dasar hewan, dan mempraktikkan etika yang baik terhadap lingkungan, Anda bisa hidup harmonis bersama sahabat berbulu tanpa mengganggu kenyamanan orang lain.
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









