Akurat

Tanggal 20 Oktober Memperingati Hari Apa? Ada 4 Peringatan Dunia, dari Osteoporosis hingga Hari Koki

Nurma Nafisa Faradilla | 20 Oktober 2025, 07:40 WIB
Tanggal 20 Oktober Memperingati Hari Apa? Ada 4 Peringatan Dunia, dari Osteoporosis hingga Hari Koki

AKURAT.CO Tanggal 20 Oktober memperingati hari apa? Pertanyaan ini cukup sering muncul karena setiap tanggal dalam kalender Masehi memiliki makna dan sejarah menarik di baliknya.

Pada tahun 2025 ini, tanggal 20 Oktober diperingati dengan empat momen penting, mulai dari Hari Osteoporosis Sedunia hingga Festival Diwali yang meriah di India.

Daftar Peringatan pada 20 Oktober 2025

1. Hari Osteoporosis Sedunia

Tanggal 20 Oktober menjadi momen penting untuk memperingati Hari Osteoporosis Sedunia.

Dikutip dari berbagai sumber, hari ini ditetapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tulang.

Baca Juga: Tanggal 16 Oktober Memperingati Apa? Cek Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

Osteoporosis sendiri merupakan kondisi berkurangnya kepadatan tulang sehingga mudah rapuh dan patah.

Untuk mencegahnya, masyarakat diimbau rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi tinggi kalsium dan vitamin D, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.

Peringatan ini menjadi pengingat agar setiap orang mulai menjaga kesehatan tulangnya sejak dini demi masa tua yang lebih kuat dan aktif.

2. Hari Koki Internasional

Selain isu kesehatan, tanggal 20 Oktober juga dikenal sebagai Hari Koki Internasional (International Chefs Day).

Mengutip dari National Today, hari ini dirancang untuk menghargai para koki di seluruh dunia serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya makanan sehat.

Peringatan ini pertama kali dicetuskan pada tahun 2004 oleh Dr. Bill Gallagher, seorang master chef dan mantan Presiden World Association of Chefs Societies (Worldchefs).

Sejak itu, setiap tanggal 20 Oktober menjadi ajang penghormatan bagi profesi koki yang berperan penting dalam dunia kuliner.

Baca Juga: Apa Itu Osteoporosis dan Langkah Pencegahannya?

Dari sejarah kuliner dunia, nama-nama besar seperti Marcus Apicius hingga Auguste Escoffier turut meninggalkan jejak dalam dunia masak-memasak modern, termasuk penciptaan sistem kerja dapur yang efisien dan buku resep klasik yang masih digunakan hingga kini.

3. Hari Informasi Berlebihan (Information Overload Day)

Hari unik lain yang juga jatuh pada tanggal 20 Oktober adalah Hari Informasi Berlebihan.

Diciptakan oleh analis teknologi Jonathan Spira pada tahun 2009, peringatan ini dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat agar beristirahat sejenak dari banjir informasi di era digital.

Banyaknya pesan, notifikasi, dan berita yang kita terima setiap hari dapat menimbulkan stres serta menurunkan produktivitas.

Oleh karena itu, momen ini menjadi ajakan global untuk melakukan “digital detox” menyeimbangkan kembali fokus dan kesehatan mental dari paparan informasi berlebih.

4. Festival Diwali di India

Selain tiga peringatan internasional di atas, tanggal 20 Oktober 2025 juga bertepatan dengan Festival Diwali, salah satu perayaan terbesar di India yang dikenal sebagai “festival cahaya”.

Menurut catatan dari BBC dan UNESCO, Diwali dirayakan oleh umat Hindu, Jain, dan Sikh di seluruh dunia.

Festival ini melambangkan kemenangan cahaya atas kegelapan serta kebaikan atas kejahatan.

Baca Juga: Hari Osteoporosis Sedunia, Yuk Jaga Kesehatan Tulang Dengan Olahraga Teratur

Pada perayaan ini, masyarakat menyalakan lampu tanah liat, kembang api, dan menghiasi rumah mereka sebagai simbol kebahagiaan dan kemakmuran.

Setiap agama pun memiliki makna berbeda di balik Diwali, mulai dari kembalinya Dewa Rama ke Ayodhya, pembebasan Guru Hargobind Singh bagi umat Sikh, hingga pencapaian Moksha oleh Dewa Mahavira bagi umat Jain.

Itulah daftar peringatan penting yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2025, mulai dari Hari Osteoporosis Sedunia, Hari Koki Internasional, Hari Informasi Berlebihan, hingga Festival Diwali di India.

Masing-masing momen membawa pesan yang berbeda, namun sama-sama mengingatkan kita akan pentingnya kesehatan, keseimbangan, dan makna kehidupan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.