Apa yang Dimaksud dengan Wawancara? Ini Penjelasan Lengkapnya yang Mudah Dipahami

AKURAT.CO Wawancara adalah salah satu tahapan penting dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari melamar pekerjaan, penelitian, hingga pengumpulan berita.
Namun, apa yang dimaksud dengan wawancara? Secara sederhana, wawancara adalah kegiatan tanya jawab yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih untuk mendapatkan informasi tertentu.
Baca Juga: Contoh Pertanyaan Tes Wawancara Kemenkop 2025 dan Rekomendasi Jawaban untuk Persiapan Seleksi
Elemen-elemen Penting dalam Wawancara
Untuk memahami wawancara secara lebih mendalam, ada tiga elemen utama yang perlu Anda ketahui:
- Pewawancara (Interviewer): Pihak yang mengajukan pertanyaan. Tugasnya adalah memandu percakapan, memastikan tujuan wawancara tercapai, dan mencatat informasi penting.
Pewawancara harus memiliki keterampilan mendengarkan yang baik dan mampu membangun suasana yang nyaman.
- Narasumber (Interviewee): Pihak yang memberikan jawaban atau informasi. Narasumber adalah orang yang dianggap memiliki pengetahuan, pengalaman, atau pandangan yang relevan dengan topik wawancara.
- Tujuan: Setiap wawancara memiliki tujuan yang jelas. Misalnya, wawancara kerja bertujuan untuk menilai kualifikasi pelamar. Wawancara penelitian bertujuan mengumpulkan data. Wawancara jurnalistik bertujuan mendapatkan fakta dan sudut pandang untuk sebuah berita.
Jenis-jenis Wawancara Berdasarkan Strukturnya
- Wawancara dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan tingkat strukturnya. Pemahaman ini sangat membantu, terutama jika Anda akan menjadi pewawancara atau narasumber.
- Wawancara Terstruktur (Structured Interview): Wawancara ini menggunakan daftar pertanyaan yang sudah disiapkan secara rinci dan baku. Pertanyaan yang diajukan sama persis untuk setiap narasumber. Jenis ini sering digunakan dalam penelitian kuantitatif atau survei besar karena datanya mudah dianalisis dan dibandingkan.
- Wawancara Tidak Terstruktur (Unstructured Interview): Pewawancara hanya memiliki topik atau poin-poin umum yang ingin dibahas. Pertanyaan mengalir secara spontan mengikuti alur percakapan. Jenis ini cocok untuk wawancara mendalam atau investigasi yang membutuhkan informasi personal yang lebih detail dan tidak terduga.
- Wawancara Semi-Terstruktur (Semi-Structured Interview): Ini adalah gabungan dari dua jenis sebelumnya. Pewawancara memiliki daftar pertanyaan utama, tetapi bebas untuk mengembangkan pertanyaan lain di luar daftar tersebut jika ada jawaban menarik dari narasumber. Jenis ini paling umum digunakan dalam wawancara kerja, penelitian kualitatif, dan reportase berita.
Manfaat dan Fungsi Wawancara
Wawancara memiliki banyak fungsi penting dalam berbagai bidang:
- Bidang Jurnalistik: Wawancara digunakan untuk mendapatkan fakta, kutipan, dan sudut pandang dari narasumber untuk laporan berita, artikel, atau tayangan dokumenter. Ini adalah tulang punggung dari jurnalisme.
- Bidang Pekerjaan (Rekrutmen): Dalam proses rekrutmen, wawancara kerja berfungsi untuk menilai kecocokan kandidat dengan posisi yang dilamar, melihat kepribadian, motivasi, dan cara mereka berkomunikasi.
- Bidang Penelitian: Wawancara menjadi metode utama untuk mengumpulkan data primer. Peneliti menggunakannya untuk menggali pemahaman mendalam tentang suatu fenomena sosial atau pandangan individu.
- Bidang Kesehatan dan Psikologi: Wawancara digunakan untuk mendiagnosis kondisi pasien, memahami riwayat kesehatan, atau melakukan konseling.
Secara keseluruhan, wawancara adalah alat komunikasi yang sangat efektif.
Wawancara memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi yang lebih kaya dan mendalam dibandingkan dengan metode lain seperti kuesioner tertulis, karena adanya interaksi langsung dan kesempatan untuk menggali lebih jauh jawaban dari narasumber.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang baik, proses wawancara bisa berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









