Akurat

IPPA Fest 2025 di Aloha PIK2: Menumbuhkan Harapan Lewat Karya Tangan Warga Binaan

Oktaviani | 6 Agustus 2025, 14:35 WIB
IPPA Fest 2025 di Aloha PIK2: Menumbuhkan Harapan Lewat Karya Tangan Warga Binaan


AKURAT.CO Kreativitas tak pernah mengenal batas. Di balik jeruji, semangat untuk belajar, tumbuh, dan berkarya terus menyala.

Inilah yang akan dihadirkan dalam Indonesian Prison Products and Arts Festival (IPPA Fest) 2025 yang digelar pada 8 hingga 10 Agustus mendatang di Aloha Pasir Putih PIK2.

Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, dan sekaligus menjadi panggung nasional bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari seluruh penjuru negeri untuk menampilkan karya terbaik mereka.

Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Brigjenpol Mashudi menegaskan bahwa IPPA Fest terbuka untuk umum dan sarat nilai edukatif.

“Kita akan mengadakan pameran UMKM hasil karya warga binaan dari seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan tepatnya di Aloha PIK2 pada 8 sampai 10 Agustus 2025,” ujar Mashudi, Rabu (6/8/2025).

“Bagi masyarakat, silahkan datang ke Aloha PIK2 untuk sama-sama melihat hasil karya warga binaan yang kita pamerkan di Aloha PIK2,” lanjut dia.

Baca Juga: Profil Kelley Mack, Pemeran Addy di The Walking Dead yang Meninggal di Usia 33 Tahun

Salah satu karya menarik datang dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam. Para warga binaan di sana membuat miniatur kapal Lancang Kuning dari bahan sederhana seperti kardus bekas dan lem dari nasi.

Dengan ketelatenan dan teknik yang terus diasah lewat pembinaan, hasil akhirnya mampu menyaingi produk kerajinan komersial.

Kasubsi Bimbingan Kegiatan Rutan Batam, Said Fahziyadi Alwi, menyebut bahwa karya tersebut adalah simbol identitas sekaligus wujud kemandirian.

“Kapal Lancang Kuning kami bawa untuk memperkenalkan budaya Kepri, dan semua dibuat oleh tangan warga binaan,” ujar Fahzi.

Selain miniatur kapal, Rutan Batam juga menyiapkan aneka keripik singkong dan ubi hasil produksi dapur warga binaan.

Setiap produk yang dijual akan memberikan premi langsung bagi WBP, yang kelak bisa menjadi modal usaha mereka setelah bebas.

Melalui festival ini, masyarakat diundang untuk melihat lebih dari sekadar barang. Setiap produk membawa pesan: bahwa siapa pun bisa berubah, berdaya, dan kembali memberi kontribusi positif.

IPPA Fest 2025 juga dimeriahkan dengan pertunjukan Fire Dance, musik dari Zivilia Band, serta penampilan DJ, menjadikannya festival inklusif yang menyatukan seni, rehabilitasi, dan hiburan di satu ruang terbuka bernama Aloha PIK2.

Baca Juga: Profil David Baszucki, CEO Game Roblox yang Viral di Medsos

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.