Profil David Baszucki, CEO Game Roblox yang Viral di Medsos

AKURAT.CO Nama David Baszucki kembali jadi sorotan usai game Roblox dikabarkan akan diblokir oleh pemerintah Indonesia karena singgung unsur kekerasan.
Kabar tersebut sontak memicu perdebatan luas di media sosial. Di balik hiruk-pikuk isu pemblokiran, sosok David Baszucki kembali jadi topik hangat.
Siapa sebenarnya David Baszucki di balik dunia virtual raksasa yang digandrungi jutaan remaja ini? Berikut ini informasi selengkapnya untuk Anda.
Baca Juga: 11 Resep Makanan Cooking Event Grow a Garden di Roblox, Cara Mudah Dapat Prismatic!
Profil David Baszucki
David Baszucki adalah pendiri sekaligus CEO perusahaan game raksasa asal San Mateo, California.
Lahir pada 20 Januari 1963 di Kanada, masa kecilnya dihabiskan di Eden Prairie, Minnesota, tempat di mana ia sempat menjajal dunia penyiaran dengan memandu acara radionya sendiri di sekolah menengah.
Ketertarikannya terhadap dunia teknologi dan komputer mengantarkannya ke bangku kuliah di Stanford University.
Di sana, ia menempuh pendidikan teknik elektro dan lulus pada tahun 1985 sebagai penerima beasiswa bergengsi dari General Motors.
Sebelum Roblox hadir sebagai fenomena global, Baszucki lebih dulu mendirikan perusahaan bernama Knowledge Revolution bersama saudara kandungnya, Greg, pada penghujung 1980-an.
Lewat produk "Interactive Physics", mereka memperkenalkan perangkat lunak simulasi fisika yang kelak menjadi standar emas dalam pendidikan dan rekayasa mekanik. Inovasi mereka berlanjut dengan lahirnya software Working Model di awal 90-an.
Pada 1998, perusahaan tersebut diakuisisi oleh MSC Software senilai USD 20 juta. Baszucki kemudian menjabat sebagai VP dan General Manager di MSC Software hingga tahun 2002.
Setelah itu, ia beralih ke dunia investasi dengan membentuk firma angel investor Baszucki & Associates, yang sempat mendanai startup media sosial awal seperti Friendster.
Akhir 2003 menjadi titik balik besar dalam hidupnya. Bersama Erik Cassel, ia mulai mengembangkan prototipe awal dari game yang kini dikenal sebagai Roblox.
Nama-nama awal seperti eBlocks, GoBlocks, dan DynaBlocks sempat digunakan sebelum akhirnya dikukuhkan sebagai Roblox, gabungan kata dari "robots" dan "blocks", pada Januari 2004. Platform tersebut resmi dirilis ke publik pada 1 September 2006.
Seiring waktu, Roblox menjelma menjadi ekosistem game global dengan lebih dari 50 juta pengguna aktif harian pada tahun 2021.
Para pemain bisa membeli mata uang virtual Robux, yang digunakan untuk memperoleh item dalam game dan menjadi sumber pendapatan bagi para kreator muda.
Tahun itu, Roblox membagikan lebih dari USD 530 juta kepada para pembuat konten, dengan ribuan developer remaja meraup puluhan hingga ratusan ribu dolar dari karya mereka.
Tak heran, keberhasilan ini mengantarkan David Baszucki menjadi miliarder mandiri. Menurut data Forbes per 3 Mei 2025, kekayaan bersihnya mencapai USD 4,7 miliar, atau sekitar Rp77,25 triliun.
Ia pun masuk dalam jajaran 1.000 orang terkaya dunia, tepatnya di peringkat ke-979, berkat kepiawaiannya membangun kerajaan game online dari nol.
Baca Juga: Resep Makanan Prismatic di Cooking Event Grow A Garden: Cek di Sini!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









