Apa Arti Berkedip Cepat Saat Berbicara? Psikologi Menjelaskannya

AKURAT.CO Dalam keseharian, kita jarang memperhatikan kedipan mata sama seperti kita tidak memikirkan napas yang kita hirup.
Tapi ketika seseorang tiba-tiba berkedip cepat saat berbicara, hal itu jadi sulit untuk diabaikan. Apakah itu tanda gugup, tidak nyaman, atau justru sesuatu yang lebih dalam.
Baca Juga: Penting! 4 Batasan Ini Wajib Anda Terapkan Saat Putus Cinta, Kata Psikolog
Menurut para ahli psikologi dan bahasa tubuh, frekuensi berkedip bukan sekadar refleks fisiologis.
Ia bisa mencerminkan kondisi emosional dan mental seseorang, tergantung pada konteks dan isyarat tubuh lain yang menyertainya.
1. Respons terhadap Stres Emosional
Salah satu penyebab paling umum dari kedipan cepat adalah respons terhadap stres atau tekanan emosional.
Dalam situasi di mana seseorang merasa tidak nyaman misalnya saat harus menjelaskan topik yang sensitif atau berada dalam posisi defensif frekuensi berkedip cenderung meningkat.
Ini adalah refleks alami tubuh ketika sistem saraf simpatik aktif, tanda bahwa individu sedang berada dalam mode “fight or flight.”
2. Cerminan Kecemasan atau Gugup
Kedipan mata yang cepat juga bisa menjadi sinyal kegugupan. Orang yang cemas saat berbicara, baik karena tekanan sosial atau takut dinilai, seringkali memperlihatkan peningkatan frekuensi berkedip.
Misalnya, dalam wawancara kerja atau presentasi di depan umum, seseorang mungkin berkedip lebih sering sebagai respons terhadap rasa tidak aman yang dirasakannya.
3. Beban Kognitif dan Proses Berpikir
Menariknya, kedipan cepat tidak selalu menandakan emosi negatif. Dalam banyak kasus, hal itu berkaitan dengan aktivitas mental yang intens.
Saat seseorang sedang berpikir keras mencoba mengingat sesuatu, menyusun argumen, atau menjelaskan konsep kompleks kedipan mata dapat meningkat karena otak mengalihkan sebagian fokusnya ke dalam.
4. Isyarat Penghindaran atau Penolakan
Dalam konteks tertentu, kedipan cepat juga bisa menjadi bentuk komunikasi non-verbal.
Ketika seseorang berkedip dengan cepat setelah mendengar pertanyaan atau topik tertentu, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka merasa tidak nyaman atau ingin menghindari topik tersebut.
Bahkan, hal ini bisa menjadi “penanda diam” bahwa mereka sedang menahan reaksi emosional atau menyembunyikan sesuatu.
5. Gairah dan Ketertarikan
Tidak semua kedipan cepat berarti negatif.
berkedipDalam interaksi sosial yang menyenangkan, seperti saat menggoda atau berbincang penuh antusiasme, kedipan cepat bisa menjadi pertanda keterlibatan emosional positif.
Tentu saja, sinyal ini harus dibaca bersama dengan ekspresi wajah, postur tubuh, dan nada suara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









