Tema Hari Raya Waisak 2025, Lengkap dengan Sejarah Singkat yang Perlu Diketahui!

AKURAT.CO Hari Raya Waisak 2025 menjadi momen untuk mengenang tiga peristiwa besar dalam kehidupan Buddha Gautama yang diperingati setiap tahun.
Hari Raya Waisak juga bertujuan memperdalam penerapan ajaran dharma dalam aktivitas sehari-hari.
Hari Waisak yang diperingati pada 12 Mei 2025, dirayakan dengan berbagai ritual keagamaan seperti meditasi, puja bakti, pelepasan makhluk hidup (biasanya burung atau ikan), dan pembacaan kitab suci.
Baca Juga: Jumlah Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Naik 13 Persen di Awal Libur Waisak
Dikutip berbagai sumber, Minggu (11/5/2025), berikut tema dan sejarah singkat Hari Raya Waisak 2025 yang perlu diketahui.
Tema Hari Raya Waisak 2025
Hari Raya Waisak 2025 di Indonesia diperingati pada hari Senin, 12 Mei 2025, dan termasuk dalam daftar hari libur nasional.
Setiap tahunnya, perayaan Waisak memiliki tema khusus yang berbeda. Tema utama Waisak 2025 adalah “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia.”
Sementara untuk subtema, yaitu “Bersatu Mewujudkan Damai Waisak untuk Kebahagiaan Semua Makhluk.”
Baca Juga: Enggak Ada Ganjil Genap di Jakarta Saat Cuti Bersama Hari Raya Waisak
Puncak perayaan Hari Raya Waisak di Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Berikut adalah rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam perayaan Waisak 2025:
4 Mei 2025: Karya Bakti Taman Makam Pahlawan Seluruh Indonesia
10–11 Mei 2025: Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Zona 2 Candi Borobudur
10 Mei 2025: Api Dharma di Mrapen, Grobogan dan Ritual Pensakralan di Candi Mendut
11 Mei 2025: Air Berkah Umbul Jumprit, Temanggung dan Ritual Pensakralan di Candi Mendut
12 Mei 2025: Kirab Waisak Candi Mendut ke Candi Borobudur, Pelepasan Lampion Waisak, Detik-Detik Waisak, dan Pradaksina Candi Borobudur
Sejarah Hari Raya Waisak 2025
Baca Juga: Sambut Tri Suci Waisak, Wihara Ekayana Arama Gelar Upacara Wisudhi Trisarana
Hari Raya Waisak adalah hari penting bagi umat Buddha yang diperingati untuk mengenang tiga peristiwa utama dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yaitu saat ia lahir, mencapai pencerahan, dan wafat.
Ketiga momen itu diyakini terjadi pada waktu yang sama, yaitu saat bulan purnama di bulan Waisak menurut kalender lunar Buddha.
Perayaan ini berasal dari India dan menyebar ke berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia, seiring dengan berkembangnya ajaran Buddha.
Di Indonesia, Waisak dirayakan sebagai hari besar keagamaan yang diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti doa, meditasi, dan upacara, dengan Candi Borobudur sebagai pusat utama perayaannya.
Itulah informasi penting mengenai peringatan Hari Raya Waisak 2025 yang perlu kamu ketahui.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









