Hati-Hati! 7 Pantangan Imlek yang Bikin Sial dan Rezeki Kabur, Apa Saja?

AKURAT.CO Perayaan Tahun Baru Imlek menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa, mereka merayakan Tahun Baru dengan penuh sukacita dan harapan baru.
Namun, ada sejumlah pantangan Imlek yang sebaiknya dihindari untuk memastikan keberuntungan dan menghindari kesialan.
Berikut pantangan Imlek yang diyakini dapat membuat sial dan mengganggu rezeki Anda.
Pantangan Imlek yang Harus Dihindari
Berikut adalah beberapa pantangan Imlek yang dianggap penting untuk dihindari agar Anda tidak mengalami sial sepanjang tahun:
1. Mengucapkan Perkataan Negatif: Hindari kata-kata seperti "mati," "sakit," atau "kehilangan." Ungkapan negatif ini dipercaya dapat membawa energi buruk sepanjang tahun.
Baca Juga: Link Live Streaming Barcelona vs Valencia, Liga Spanyol Malam Ini 26 Januari Tayang Pukul 03.00 WIB
2. Menyapu dan Buang Sampah: Kegiatan menyapu serta membuang sampah pada hari Imlek dipercayai akan menyapu rezeki keluar dari rumah. Oleh karena itu, sebaiknya bersih-bersih dilakukan sebelum perayaan tiba.
3. Memotong Rambut dan Kuku: Memotong rambut dan kuku di hari Imlek diyakini dapat memotong keberuntungan dan rezeki Anda di tahun mendatang. Oleh karenanya, sebaiknya melakukan perawatan ini sebelum perayaan.
4. Menggunakan Benda Tajam: Ketika merayakan Imlek, gunakan benda tajam seperti pisau maupun gunting harus dihindari. Hal ini karena dipercaya dapat memotong persaudaraan dan nasib baik.
5. Bicara Kotor dan Negatif: Diskusi tentang hal-hal negatif dikhawatirkan akan menjadi kenyataan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga lisannya dan lebih baik membahas hal-hal positif saat berkumpul dengan keluarga.
Baca Juga: BEI Catat 17 Perusahaan Skala Besar dalam Pipeline IPO Tahun 2025
6. Makan Bubur: Sarapan bubur pada hari pertama Imlek dianggap bisa mendatangkan kemiskinan. Sebaiknya, nikmati hidangan yang lebih mewah saat menyambut tahun baru.
7. Menangis atau Bersedih: Hari Imlek seharusnya disambut dengan kebahagiaan. Menangis di hari Imlek dipercaya akan membawa kesedihan sepanjang tahun. Oleh karena itu, pastikan untuk merayakannya dengan keceriaan.
Melanggar pantangan-pantangan ini diyakini dapat mendatangkan berbagai kesialan, seperti kehilangan keberuntungan, kesulitan finansial, dan bahkan perselisihan dalam keluarga.
Oleh karena itu, penting untuk mematuhi tradisi ini agar tetap dalam jalur keberuntungan di tahun yang baru.
Perayaan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga merupakan waktu refleksi dan harapan untuk memulai tahun yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









