Akurat

Apa Itu Badai Matahari? Ini Penjelasan dan Dampaknya

Rahmat Ghafur | 12 Oktober 2024, 15:58 WIB
Apa Itu Badai Matahari? Ini Penjelasan dan Dampaknya

AKURAT.CO Pernahkah Anda mendengar istilah badai matahari? Fenomena alam semesta ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, namun dampaknya bisa terasa hingga ke Bumi.

Seperti diketahui, sebuah badai matahari yang kuat diperkirakan akan melanda bumi pada akhir pekan ini.

Baca Juga: 6 Dampak Badai Matahari 2025 Pada Bumi, Bisa Sebabkan Kiamat Internet

Sebelumnya, Badan Oseanik dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) telah mengeluarkan peringatan mengenai badai geomagnetik yang signifikan, yang diperkirakan terjadi antara Kamis (10/10/2024) dan Jumat (11/10/2024).

Peringatan ini menyusul terdeteksinya letusan matahari di awal pekan.

Ketua Tim Bidang Geofisika Potensial BMKG, Syrojudin, menyatakan bahwa badai matahari ini memiliki indeks (G4) dan akan berlangsung mulai kemarin hingga Minggu (13/10) mendatang.

“Puncak badainya mulai terjadi pada Jumat, 11 Oktober 2024,” kata Syrojudin dikutip pada Sabtu (12/10/2024).

Lantas, apa sebenarnya badai matahari itu dan bagaimana dampaknya bagi kehidupan manusia?

Pengertian Badai Matahari

Mengutip dari laman NASA, badai matahari adalah peristiwa ledakan di Matahari yang melepaskan sejumlah besar energi dalam bentuk radiasi elektromagnetik dan partikel bermuatan.

Ledakan ini biasanya terjadi di sekitar bintik matahari, yaitu daerah pada permukaan Matahari dengan aktivitas magnetik yang sangat kuat.

Energi yang dilepaskan dari badai matahari dapat mengganggu medan magnet Bumi. Partikel-partikel bermuatan dari Matahari yang terpancar ke Bumi dapat menyebabkan aurora, yaitu cahaya berwarna-warni yang indah di langit kutub.

Namun, di sisi lain, badai matahari juga dapat menimbulkan gangguan pada sistem komunikasi, navigasi, dan jaringan listrik di Bumi.

Sementara itu, BMKG menjelaskan bahwa Ledakan Matahari merupakan pelepasan radiasi elektromagnetik besar yang berlangsung beberapa menit hingga jam, disebabkan oleh bintik Matahari 3842.

Dampak Badai Matahari di Indonesia

Di Indonesia, badai magnet ini dapat menyebabkan gangguan pada komunikasi radio HF dan menurunkan akurasi sistem navigasi satelit, termasuk GPS.

Namun, dampaknya tidak akan sekuat yang terjadi di wilayah lintang tinggi, seperti di sekitar kutub Bumi.

Ketua Tim Geofisika BMKG, Syrojudin, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menggunakan internet dan komunikasi radio selama badai.

Ia juga menyarankan pilot drone untuk tidak menerbangkan pesawat tanpa awak, mengingat risiko kehilangan kendali dan penurunan akurasi GPS.

“BMKG secara berkala akan terus memperbaharui informasi fenomena badai matahari ini kepada masyarakat berdasarkan pengamatan dan analisis yang terukur sebagai acuan keselamatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” jelas Syrojudin.

Baca Juga: Bisa Berbulan-bulan! Ini 5 Fakta Menarik Kiamat Internet Akibat Badai Matahari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D