Bisa Berbulan-bulan! Ini 5 Fakta Menarik Kiamat Internet Akibat Badai Matahari

AKURAT.CO Sebuah penelitian menyatakan bahwa beberapa waktu lagi akan muncul kiamat yang disebabkan oleh badai matahari. Peristiwa kiamat internet adalah peristiwa di mana jaringan internet akan terputus dalam beberapa waktu, bahkan hingga berbulan-bulan. Sedangkan penyebabnya, badai matahari, akan terjadi dengan skala yang begitu besar dan ekstrem.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait kiamat internet.
1. Badai matahari
Penelitian tersebut telah dipresentasikan dalam konferensi komunikasi data Internasional SIGCOMM 2021 lalu. Badai matahari ini nantinya akan terjadi dengan menghasilkan awan partikel matahari. Di dalam awan tersebut, ada partikel matahari yang termagnetisasi sehingga dapat merusak jaringan listrik dan berbagai kabel bawah laut yang sebagian besar digunakan untuk penghubung internet dunia.
2. Sebabkan kiamat internet
Karena kehadiran awan tersebut, kiamat internet bisa saja terjadi. Pasalnya, berbagai jaringan listrik dan kabel bawah tanah bisa saja mematikan dan membuat lumpuh jaringan internet dunia. Bahkan, masyarakat dikatakan akan bebas dari internet hingga berbulan-bulan.
3. Internet mati
Karena berada di bawah laut, berbagai jalur serat optik jarak jauh ini juga sangat rentan terhadap berbagai arus yang dihasilkan oleh kerak bumi. Sedangkan kerak bumi ini adalah dampak dari adanya badai matahari. Dampak yang disebut sebagai Coronal Mass Ejection ini mengandung materi bermuatan listrik dan medan magnet. Jika menghantam bumi, maka medan magnet akan menghasilkan arus geomagnetik di kerak bumi.
4. Tidak berdampak pada jaringan internet lokal
Dampak yang paling arah akan dirasakan oleh jaringan internet dunia yang dihubungkan dengan kabel bawah laut secara global karena kabel ini menggunakan repeater untuk meningkatkan sinyalnya. Sedangkan repeater ini sangat rentan terhadap arus geomagnetik. Namun, dalam penelitian tersebut juga disebutkan bahwa dampaknya tidak akan terjadi pada jaringan internet lokal atau regional. Pasalnya, serat optik yang digunakan secara lokal tidak akan terpengaruh dengan arus geomagnetik.
5. Badai matahari sebelumnya
Sebelumnya, bumi pernah mengalami badai matahari ekstrem juga. Beberapa di antaranya adalah peristiwa badai matahari pada tahun 1859 dan 1921 lalu. Peristiwa yang juga disebut sebagai peristiwa Carrington ini terjadi akibat adanya badai matahari yang menyebabkan berbagai ganguan geomagnetik. Bahkan, kejadian ini membuat kabel telegraf terbakar. Sedangkan pada tahun 1989 silam, badai magnetik membuat aliran lsitrik di Provinsi Quebec, Kanada mengalam lumpuh secara total.
Sedangkan momen badai matahari menurut penelitian hanya memberikan dampak mulai dari 1,6 persen hingga 12 persen tiap dekadenya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


