Akurat

Budayakan Berkebun, Simak Tips Berkebun untuk Pemula

Sri Agustina | 4 Maret 2024, 18:32 WIB
Budayakan Berkebun, Simak Tips Berkebun untuk Pemula
 
AKURAT.CO Berkebun terkadang menjadi pilihan oleh beberapa orang untuk memulai sebuah hobi baru. 
 
Kini, kemudahan untuk belajar berkebun bagi pemula, tidaklah sulit, karena bisa ditemukan di media sosial, termasuk dari akun Instagram @infarm.id.
 
 
Dewa Wiradipta sebagai founder dari Infarm menjelaskan, bahwa media sosial mereka memang berisi tips dan konten tentang berkebun.
 
"Sosial media infarm sering membagikan konten tentang manfaat berkebun, tips praktis dan ide - ide kreatif menanam, cara memulai berkebun untuk pemula," beber Dewa Wiradipta.
 
"Pengin supaya berkebun di rumah jadi lebih gampang, tanaman subur, berbuah lebat, dan panen jadi lebih sehat dengan menggunakan pupuk organik cair infarm," terangnya.
 
Dewa pun menjelaskan ada sekiranya 9 tips untuk pemula bisa memulai berkebun secara mudah dan bisa dilakukan di rumah.
 
1. Pilihlah tempat yang mendapat sinar matahari cukup minimal 6-8 jam
 
Dewa menjelaskan bahwa salah satu faktor agar tanaman bisa tumbuh dengan subur adalah tempat menanam yang terkena sinar matahari.
 
"Tempatkan tanaman di lokasi yang mendapat sinar matahari cukup, minimal 4-8 jam sehari," jelas Dewa.

2. Pastikan tanahmu subur dan memiliki drainase yang baik

Drainase atau pengairan menjadi faktor penting untuk bisa memiliki areal perkebunan yang subur, terlebih, jika ingin menanam banyak jenis tumbuhan.
 
Bagi Dewa, menentukan tanah yang subur serta adanya drainase yang baik adalah faktor penting untuk memulai berkebun.
 
3. Untuk pemula, pilih tanaman yang mudah tumbuh seperti kangkung dan sawi caisim
 
Mulailah dari jenis-jenis tanaman yang mudah perawatan serta proses penanamannya seperti kangkung dan caisim.
 
"Pemula sebaiknya memilih tanaman yang mudah tumbuh seperti kangkung atau sawi caisim," katanya.
 
4. Pilih benih atau bibit yang berkualitas
 
Meski masih pemula, tak ada salahnya mencari tahu dan membaca soal bibit-bibit unggul untuk memulai berkebun.
 
Dikatakan Dewa, selain membagikan tips, dia juga menyediakan berbagai bibit unggul di Infarm.
 
5. Penyiraman yang tepat
 
Meskipun ada drainase yang baik, menurut Dewa, melakukan penyiraman yang tepat jadi salah satu kunci tanaman bisa tumbuh subur.
 
"Tanaman kan, pastinya membutuhkan air yang cukup," ujar Dewa.
 
"Tetapi jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Pastikan untuk menyiram tanaman secara teratur," terusnya.

6. Pemupukan yang teratur

Dalam berkebun, pupuk merupakan nutrisi tambahan untuk tanaman, banyak jenis pupuk yang bisa disesuaikan dengan tanamannya.
 
Dewa juga membagikan berbagai pengetahuan soal pupuk di akun media sosial Infarm untuk memudahkan pemula dapat belajar.
 
"Itu sih. jangan lupa memberikan pupuk secara teratur untuk memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup, untuk itu, infarm pun juga ada Pupuk Organik Cair infarm" jelas Dewa.

7. Semprot pestisida secara rutin

Bukan hanya pupuk, faktor lain yang bisa membantu sebuah tanaman tumbuh subur adalah dengan menyemprot pestisida secara rutin.

8. Konsistensi dalam perawatan

Sama hal dengan hobi lainnya, berkebun juga butuh komitmen serta konsistensi dalam perawatan.
 
"Kunci keberhasilan dalam berkebun adalah konsistensi dalam perawatan. Luangkan waktu setiap hari atau setiap minggu untuk merawat tanaman," ucapnya.
 
 
9. Bersabar dan nikmati proses
 
Setelah berhasil konsisten, setiap orang yang ingin memulai berkebun harus bisa bersabar dan menikmati prosesnya.
 
"Jadi berkebun itu membutuhkan kesabaran karena hasil yang maksimal butuh proses. Ya nikmati setiap prosesnya," jelasnya.
 
Dewa menjelaskan bahwa tujuannya menghadirkan Infarm adalah untuk membuat berkebun jadi sebuah budaya yang umum di era sekarang.
 
"Bener, PT Kayuan Infarm Indonesia bisa dianggap sebagai salah satu agen yang mendorong dan menggerakkan budaya berkebun untuk kalangan masyarakat," kata Dewa.
 
"Caranya dengan menginspirasi orang untuk mulai berkebun melalui sosial media," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R