Akurat

Kisah Di Balik Logo Gucci, Jenama Fesyen asal Italia

Sultan Tanjung | 8 Januari 2024, 13:30 WIB
Kisah Di Balik Logo Gucci, Jenama Fesyen asal Italia

AKURAT.CO Logo Gucci berdiri sebagai simbol kemewahan, gaya, dan keahlian Italia yang abadi, dengan kisah menawan yang memadukan warisan merek, inspirasi berkuda, dan evolusi kreatif yang telah dialaminya selama beberapa dekade.

Didirikan pada tahun 1921 oleh Guccio Gucci di Florence, Italia, Gucci dimulai sebagai perusahaan barang-barang kulit dan koper kecil. 

Pengenalan awal Guccio terhadap keanggunan bangsawan Inggris dan dunia berkuda menjadi elemen dasar merek tersebut. 

Baru pada tahun 1930-an, dengan keterlibatan putra Guccio, Aldo Gucci, versi awal logo tersebut muncul. 

Lambang ini menampilkan dua huruf G yang saling bertautan saling berhadapan, dipengaruhi oleh tali sanggurdi yang digunakan saat menunggang kuda—merujuk pada akar merek berkuda.

Pada tahun 1950-an, di bawah arahan kreatif Rodolfo Gucci, putra Aldo, pola garis hijau-merah-hijau yang ikonik diperkenalkan. 

Terinspirasi dari tali pengikat kanvas pada pelana kuda, garis khas ini menjadi identik dengan barang-barang kulit mewah Gucci. 

Sementara itu, huruf G yang saling bertautan terus berkembang, terkadang disertai dengan karangan bunga laurel, yang berkontribusi pada identitas visual merek tersebut.

Tahun 1990-an menandai momen penting bagi logo Gucci di bawah arahan Tom Ford, yang berupaya mendefinisikan ulang citra merek tersebut. Ford memperkenalkan versi logo G ganda yang lebih modern dan ramping, menekankan estetika minimalis. 

Logo yang didesain ulang, mempertahankan garis hijau-merah-hijau, mencerminkan visi Ford untuk memasukkan sensualitas dan glamor ke dalam Gucci. 

Era ini menandai peralihan dari desain hiasan di masa lalu dan menarik audiens yang lebih muda dan menyukai mode.

Melihat arahan kreatif Alessandro Michele dalam beberapa tahun terakhir, logo Gucci telah mengalami penafsiran ulang yang menawan. 

Michele menganut eklektisisme, estetika vintage, dan pendekatan maksimalis. Logo ganda G diperkenalkan kembali dengan desain yang lebih rumit dan penuh hiasan, sering kali dihiasi bintang, binatang, dan motif bunga. 

Pendekatan eklektik ini mencerminkan komitmen Gucci untuk merangkul keberagaman dan menantang norma-norma tradisional dalam industri fesyen.

Baca Juga: 5 Fakta Guccio Gucci, Pendiri Brand Fesyen Mewah yang Sempat Jadi Pelayan Hotel

Kisah logo ini tidak hanya tentang evolusi desain tetapi juga perwujudan nilai-nilai dan etos Gucci. 

Ini adalah narasi yang menyatukan keahlian, inovasi, dan keanggunan abadi. Logo G ganda dan garis hijau-merah-hijau berfungsi sebagai simbol abadi, mewakili dedikasi merek terhadap kualitas dan kemampuannya beradaptasi dengan lanskap mode yang selalu berubah.

Logo Gucci telah melampaui tujuan awalnya sebagai sekadar pengenal untuk menjadi ikon budaya, diakui dan dihormati di seluruh dunia. Baik pada tas tangan, pakaian, atau aksesori, logo tersebut mengomunikasikan kesan eksklusivitas dan kecanggihan yang identik dengan nama Gucci.
 
Kisah di balik logo Gucci adalah perjalanan menawan melintasi waktu, mencerminkan evolusi merek tersebut dari sebuah toko barang kulit kecil menjadi pusat kekuatan global dalam industri fesyen. 
 
Ini adalah kisah tentang inspirasi berkuda, penafsiran ulang yang kreatif, dan komitmen teguh untuk mendobrak batasan—sebuah narasi yang terus terungkap seiring berlalunya musim.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.