Lestarikan Kesenian Sasak, Relawan Ganjar-Mahfud Ajak Anak Muda di NTB Jangan Kehilangan Identitas Budaya

AKURAT.CO Relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengajak generasi muda berperan aktif dalam upaya melestarikan Kebudayaan Sasak melalui festival Peresean di Lapangan Nasional Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (16/12/2023).
Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras.
Tradisi ini sudah berlangsung turun temurun dan pada zaman dahulu ini dilakukan sebagai ajang untuk memohon hujan kepada Tuhan.
Baca Juga: COP28 Dubai dan Arah Transisi Energi Indonesia
Koordinator Relawan Ganjar-Mahfud Nusa Tenggara Barat, Ainun Samidah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan warisan kebudayaan leluhur.
Dikarenakan terdapat nilai patriotisme yang begitu mendalam dengan sejarah Suku Sasak Lombok.
"Kita mengajak semua pemuda untuk mencintai kekayaan kebudayaan sendiri, jangan terlalu mencintai kebudayaan orang karena kita juga memiliki keanekaragaman budaya yang harus kita lestarikan bersama," kata Ainun dikutip Minggu (17/12/2023).
Melalui atraksi peresean yang dihadiri ratusan penonton, menjadi ajang memperkuat persaudaraan antardaerah dan agama.
Baca Juga: Jadwal Grand Final M5 World Championship 2023, Perebutan Juara Dunia yang Paling Dinanti!
Ainun menyampaikan ini sebagai bentuk kepedulian Ganjar Pranowo terhadap kebudayaan-kebudayaan di daerah. Sehingga diharapkan generasi muda lebih peduli dengan seni budaya Nusantara.
"Kegiatan ini merupakan kepedulian Pak Ganjar dan Pak Mahfud peduli akan budaya Suku Sasak. Hal tersebut kita harapkan bisa menyentuh hati masyarakat untuk melihat bahwa hanya Bapak Ganjar dan Bapak Mahfud yang peduli akan budaya Nusantara," jelas Ainun.
Yoga salah seorang Pepadu Peresean menuturkan harapannya agar lebih dikembangkan kembali Kebudayaan Sasak untuk bisa menjadi tradisi yang mendunia.
Baca Juga: Peran Penting Remaja dalam Memutus Rantai Stunting
"Kesenian budaya ini kedepannya akan menjadi event nasional dan internasional, agar lebih dikenal di dunia luar," imbuh Yoga.
Yoga bersama pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Relawan Ganjar-Mahfud Nusa Tenggara Barat yang telah menyelenggarakan kesenian budaya khas Lombok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








