Jadi Antitesa Media Sosial yang Mapan, Ini Tawaran Fenix360 untuk Kreatornya

AKURAT.CO Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 270 Juta jiwa dan mayoritas terkoneksi ke internet, Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk berkembangnya media sosial.
Berbagai media sosial dan platform sejenis mendapat tempat yang baik dan memiliki tempat di sebagian layar gawai warganet yang didominasi generasi muda.
Adanya potensi tersebut pun melahirkan apa yang disebut ekonomi digital, istilah seperti konten kreator, monetisasi, endorsement pun kini lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat kita.
Bahkan tak ayal, profesi sebagai konten kreator yang miliki ratusan ribu bahkan jutaan pengikut kini menjadi obsesi bagi sebagian generasi muda Indonesia.
Meski sejumlah aplikasi media sosial nampak telah mapan dengan ekosistem yang telah mereka punya, tidak membuat Fenix360 menyurutkan langkah untuk meramaikan jagat media sosial.
Baca Juga: Lawan Kekejaman Israel, Netizen Indonesia Dan Malaysia Bersatu Di Medsos
Fenix360 sendiri memperkenalkan diri sebagai platform media sosial untuk menaungi para artist atau kreator dengan para penggemarnya.
Sang CEO, Allan Klepfisz sendiri mengatakan lahirnya Fenix360 seakan sebagai antitesa media sosial yang telah mapan dengan menghadirkan bagi hasil yang adil untuk para kreatornya.
"Kami ingin bagi hasil yang lebih adil untuk para kreator dimana mereka dapat melihat penghasilan mereka secara transparan langsung," ujar Allan dalam peluncuran Global Fenix360 di FXSudirman, Selasa, (12/12) yang dipandu oleh Mantan VJ, Jamie Aditya.
Indonesia sendiri terpilih sebagai tempat peluncuran global Fenix360 lantaran Allan melihat potensi generasi muda Indonesia yang penuh dengan bakat-bakat potensial.
"Sebagai pusat aktivitas media sosial, Indonesia sudah siap untuk melakukan perubahan paradigma. FENIX360 akan mendefinisikan ulang ekonomi kreator, dengan memprioritaskan kemandirian finansial bagi para seniman." tuturnya.
Advisor Fenix360, Sandy Monteiro menambahkan platformnya sangat siap untuk menjembatani hubungan antara artis dan penggemar lebih erat.
"Sebagai pusat aktivitas media sosial, Indonesia sudah siap untuk melakukan perubahan paradigma. FENIX360 akan mendefinisikan ulang ekonomi kreator, dengan memprioritaskan kemandirian finansial bagi para seniman."
Baca Juga: Sambut Awal Tahun, Cek Musisi Internasional yang Akan Konser di Jakarta Tahun 2024!
Di FENIX360, beragam kreator, mulai dari musisi hingga desainer, dapat memperoleh bagi hasil yang substansial dari iklan dan transaksi lainnya, termasuk penjualan merchandise dan live streaming.
Platform ini memupuk hubungan yang lebih dalam antara artis dan penggemar, sehingga menguntungkan keduanya.
Platform yang berpusat pada pengguna ini mengintegrasikan konten dari berbagai sumber seperti YouTube, Instagram, dan Facebook, menawarkan pengalaman yang komprehensif bagi pengguna dan penggemar.
Platform Fenix360 sendiri sudah bisa diunduh melalui Android maupun iOs, dan tersedia untuk versi artis dan fans.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK





