Sejarah Kebaya Janggan Outfit Jeng Yah Di Series Gadis Kretek, Ini Tips Stylish Agar Makin Anggun
Ramadhan LQ | 8 November 2023, 22:08 WIB

AKURAT.CO Serial Gadis Kretek berhasil mencuri perhatian industri perfilman Tanah Air. Banyak penonton serial ini yang terinspirasi dalam memadupadankan kebaya janggan.
Kebaya yang identik dengan warna hitam dan selalu dipakai oleh Jeng Yah (Dian Sastrowardoyo) dalam serial Gadis Kretek.
Kebaya ini berbeda look-nya dari kebaya pada umumnya, kebaya janggan lebih mirip dengan pakaian surjan untuk laki-laki.
Konon kebaya ini punya cerita yang penuh perjuangan di dalamnya. Apa cerita tersebut? Simak selengkapnya untuk mengetahuinya.
Mengutip dari tradisikebaya.id, kata janggan berasal dari kata jangga yang berarti leher. Seperti namanya, kebaya janggan merupakan baju kebaya dengan model menyerupai surjan laki-laki tetapi kancing bajunya ada di leher ke bawah bagian kiri tubuh yang dilengkapi kancing hingga menutup leher.
Selain ciri khas dengan kerah tinggi, kebaya ini juga memiliki detail kancing bersudut di bagian samping.
Kebaya janggan biasanya terbuat dari kain kebaya bermotif bunga yang biasanya berwarna hitam. Namun seiring berjalannya waktu, kebaya janggan banyak dimodifikasi sehingga lebih modern.
Dikutip dari situs kraton Jogja, kebaya ini diharuskan Warna hitam melambangkan wanita yang tangguh dalam ucapan dan perilaku. Sekaligus juga menyiratkan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari.
Desain kebaya janggan sendiri terinspirasi dan dipengaruhi oleh gaya pakaian militer bangsa Eropa zaman dulu.
Pakaian khas Yogyakarta ini dulunya selalu dipakai oleh Ibu Ratna Ningsih, istri Pangeran Diponegoro, yang selalu setia mendampingi suaminya berperang melawan Belanda.
Dulu, Ratna Ningsih selalu menyembunyikan patrem (senjata keris putih) di balik kebaya janggan yang dipakainya.
Setelah mengetahui sejarah dari kebaya janggan yang selalu dipakai oleh Jeng Yah dalam serial Gadis Kretek. Karakter Jeng Yah yang anggun, tangguh dan pemberani dalam mendongkrak budaya patriarkis di masa itu sangat cocok dengan makna kebaya janggan.
Kamu juga bisa memakai kebaya janggan untuk acara formal maupun semi formal.
Berikut ini adalah tips memadupadankan kebaya janggan.
1. Padukan dengan bros bunga
Tampilan kebaya janggan yang warna hitam bisa dipadupadankan dengan bros berbentuk bunga, kamu bisa gunakan bros bunga berwarna emas atau silver. Penggunaan bros ini untuk mendapatkan look lebih anggun.
Selain itu, bros bisa menyelamatkan outfit kebaya janggan yang polos.
2. Padukan dengan obi belt
Obi belt jadi kunci outfit dengan kebaya janggan kamu terlihat lebih anggun dan stylish. Kamu bisa menimpa obi belt di atas kebaya janggan, sehingga bisa menonjolkan garis pinggang dan membuat kesan lebih ramping.
3. Padukan dengan turban
Jika kamu menggunakan hijab, kamu juga bisa memakai kebaya janggan untuk acara formal dan semi formal. Kamu bisa memadukan dengan turban, sehingga look kebaya janggan pada bagian leher tetap terlihat.
Nah, tips di atas bisa kamu gunakan untuk membuat outfit kebaya janggan yang lebih anggun dan stylish.
Apakah tertarik untuk menggunakan kebaya janggan pada acara formal dan nonformal kamu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









