7 Tips Berkendara Aman dan Nyaman Saat Libur Nataru, Biar Road Trip Tetap Fun

AKURAT.CO Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu jadi momen favorit untuk bepergian. Jalan tol Trans Jawa yang kini tersambung antarwilayah membuat perjalanan darat semakin diminati, baik untuk mudik, liburan keluarga, maupun road trip bersama teman. Namun, di balik serunya perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi, ada banyak hal penting yang perlu dipersiapkan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan bebas drama.
Agar liburan akhir tahun berjalan lancar, persiapan bukan hanya soal tujuan wisata, tapi juga kondisi kendaraan dan kesiapan pengemudi. Berikut panduan lengkap berkendara aman dan nyaman saat libur Nataru, dirangkum dari penjelasan Revo Damopolii, AVP Leasing, Dealer & ATPM Division Sompo Insurance Indonesia.
Libur Nataru dan Tren Road Trip yang Terus Meningkat
Menjelang akhir tahun, kalender dipenuhi tanggal merah, termasuk libur Natal dan Tahun Baru. Kondisi ini mendorong banyak masyarakat memilih perjalanan darat karena lebih fleksibel, bisa berhenti kapan saja, dan cocok untuk menjelajahi berbagai destinasi dalam satu perjalanan.
Namun, meningkatnya volume kendaraan di jalan juga berarti risiko kelelahan pengemudi, kemacetan, hingga potensi gangguan teknis pada kendaraan. Karena itu, persiapan matang menjadi kunci utama agar perjalanan tetap menyenangkan.
Kondisi Kendaraan Jadi Kunci Perjalanan Aman
Sebelum memulai road trip jarak jauh, kondisi kendaraan wajib menjadi prioritas. Revo menekankan pentingnya pengecekan menyeluruh sebelum berangkat.
“Yang pertama perlu disiapkan tentu kondisi kendaraan. Pastikan kendaraan sudah di service di bengkel dan di cek secara menyeluruh, mulai dari mesin, rem, hingga kondisi ban,” ujar Revo melalui transkrip yang diterima AKURAT.CO, Kamis, 25 Desember 2025.
Servis kendaraan sebelum liburan membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini. Selain itu, kelengkapan dokumen seperti SIM dan STNK juga harus dipastikan masih berlaku agar perjalanan tetap tenang tanpa hambatan administratif.
Jaga Fokus Saat Berkendara Jarak Jauh
Perjalanan panjang sering kali membuat pengemudi cepat lelah, apalagi saat harus menghadapi kemacetan atau berkendara berjam-jam di jalan tol. Untuk menjaga fokus dan konsentrasi, kondisi fisik harus dipersiapkan dengan baik sejak awal.
“Siapkan kondisi fisik dengan baik, pastikan istirahat yang cukup, serta konsumsi makanan bergizi seimbang,” jelas Revo.
Ia juga mengingatkan adanya batas aman berkendara. Idealnya, pengemudi hanya berkendara maksimal dua hingga tiga jam sebelum beristirahat. Mengabaikan hal ini bisa menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, penggunaan ponsel saat berkendara sebaiknya benar-benar dihindari demi keselamatan bersama.
Kenyamanan Perjalanan Bukan Hanya Soal Mobil
Perjalanan jauh bukan cuma soal sampai tujuan, tapi juga bagaimana menikmati prosesnya. Kenyamanan pengemudi dan penumpang perlu diperhatikan agar perjalanan tidak terasa melelahkan.
Menurut Revo, mengetahui rute perjalanan sangat membantu. Memilih jalur terbaik bisa menghindarkan dari kemacetan panjang yang menguras energi. Menyiapkan camilan ringan juga bisa menjadi solusi sederhana agar perjalanan terasa lebih santai dan tidak membosankan.
Di sela perjalanan, istirahat rutin setiap dua hingga tiga jam tetap disarankan. Selain menyegarkan tubuh, berhenti sejenak juga membantu menjaga suasana hati tetap positif selama di perjalanan.
Faktor Teknis yang Sering Terlewat, Padahal Penting
Banyak pengemudi hanya fokus pada kondisi ban, padahal ada faktor teknis lain yang tak kalah krusial. Revo mengingatkan agar pengecekan kendaraan dilakukan secara menyeluruh.
“Saat menyiapkan kondisi kendaraan, jangan hanya cek kondisi ban, tapi juga air radiator, klakson, lampu mobil, hingga AC,” katanya.
Lampu dan klakson berperan penting untuk keselamatan, terutama saat berkendara malam hari atau di kondisi cuaca kurang bersahabat. AC yang berfungsi baik juga membantu menjaga kenyamanan dan konsentrasi pengemudi selama perjalanan panjang.
Perlindungan Asuransi Jadi Antisipasi Tak Terduga
Selain kesiapan kendaraan dan pengemudi, perlindungan asuransi sering kali dianggap sepele. Padahal, risiko di jalan tidak selalu bisa diprediksi.
“Tak kalah penting, pastikan kita punya perlindungan asuransi perjalanan, karena kita tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi di jalan,” ujar Revo.
Ia mengibaratkan perjalanan di jalan tol dengan sebuah pengingat yang sering terbaca saat tap kartu pembayaran: “Hari sial itu tidak ada di kalender.” Artinya, antisipasi perlu dilakukan sejak awal agar risiko tak terduga tidak berujung pada kerugian besar.
Kunci Mudik dan Liburan yang Aman dan Menyenangkan
Pada akhirnya, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. Revo menekankan agar pengemudi tidak terburu-buru mengejar waktu.
“Utamakan keselamatan saat berkendara. Jangan terburu-buru, karena tujuan kita adalah liburan atau mudik,” tuturnya.
Menjaga fokus, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan dokumen kendaraan lengkap akan membuat perjalanan terasa lebih tenang. Dengan persiapan yang matang, road trip saat libur Nataru bisa menjadi pengalaman menyenangkan tanpa mengorbankan keselamatan.
Penutup
Libur Nataru seharusnya menjadi momen untuk menikmati waktu bersama orang terdekat, bukan sumber stres di perjalanan. Dengan kendaraan yang prima, kondisi fisik terjaga, rute yang direncanakan, serta perlindungan asuransi yang memadai, perjalanan darat bisa terasa lebih aman dan nyaman.
Kalau kamu tertarik dengan tips berkendara aman dan informasi seputar perjalanan lainnya, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO
Baca Juga: Libur Nataru, 15.620 Orang Tinggalkan Jakarta Lewat Terminal Pulo Gebang
Baca Juga: Libur Akhir Tahun Lebih Magis di Jakarta Aquarium Safari Lewat Thematic Event 'Blissful Fairyland'
FAQ
1. Mengapa persiapan kendaraan penting sebelum road trip saat libur Nataru?
Persiapan kendaraan penting untuk meminimalkan risiko mogok atau gangguan teknis di tengah perjalanan. Dengan servis dan pengecekan menyeluruh, perjalanan jarak jauh saat libur Nataru bisa berlangsung lebih aman dan nyaman.
2. Bagian kendaraan apa saja yang wajib dicek sebelum perjalanan jauh?
Selain kondisi ban, pengemudi perlu memastikan mesin, sistem rem, air radiator, lampu mobil, klakson, dan AC berfungsi dengan baik. Semua komponen tersebut berperan penting dalam keselamatan dan kenyamanan selama berkendara.
3. Berapa lama waktu ideal berkendara sebelum pengemudi harus beristirahat?
Waktu berkendara yang disarankan adalah maksimal dua hingga tiga jam. Setelah itu, pengemudi sebaiknya beristirahat agar tubuh kembali segar dan konsentrasi tetap terjaga selama perjalanan.
4. Bagaimana cara menjaga fokus saat berkendara jarak jauh?
Fokus bisa dijaga dengan tidur cukup sebelum berangkat, mengonsumsi makanan bergizi, serta menghindari penggunaan ponsel saat mengemudi. Istirahat rutin juga membantu mengurangi kelelahan di perjalanan.
5. Apakah penting mengetahui rute perjalanan sebelum liburan Nataru?
Ya, mengetahui rute perjalanan membantu pengemudi memilih jalur terbaik dan menghindari kemacetan. Perencanaan rute juga membuat perjalanan lebih efisien dan tidak menguras energi.
6. Apa manfaat membawa camilan saat perjalanan jauh?
Camilan membantu menjaga energi dan membuat perjalanan terasa lebih nyaman, terutama saat sulit menemukan tempat makan di tengah perjalanan. Namun, pastikan memilih makanan ringan yang tidak mengganggu konsentrasi.
7. Mengapa asuransi perjalanan dibutuhkan saat road trip?
Asuransi perjalanan berfungsi sebagai perlindungan jika terjadi hal tak terduga di jalan, seperti kecelakaan atau kerusakan kendaraan. Dengan asuransi, risiko finansial bisa diminimalkan selama libur Nataru.
8. Dokumen apa saja yang wajib dibawa saat berkendara jarak jauh?
Pengemudi wajib membawa SIM dan STNK yang masih berlaku. Kelengkapan dokumen ini penting agar perjalanan tetap lancar dan tidak terkendala masalah hukum di jalan.
9. Apa tips utama agar mudik dan liburan Nataru tetap aman?
Utamakan keselamatan dengan tidak terburu-buru, patuhi aturan lalu lintas, jaga konsentrasi, dan pastikan kondisi kendaraan serta pengemudi benar-benar siap sebelum berangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








