Akurat

Objek Wisata Sejarah di Yogyakarta yang Jarang Diketahui

Ratu Tiara | 14 Oktober 2025, 11:54 WIB
Objek Wisata Sejarah di Yogyakarta yang Jarang Diketahui

AKURAT.CO Yogyakarta identik dengan sejarah dan budaya, tetapi di balik tempat populer seperti Keraton dan Taman Sari, ada beberapa destinasi bersejarah yang belum banyak diketahui wisatawan.

Baca Juga: Wisata Budaya Yogyakarta: 10 Destinasi Terbaik untuk Menyelami Tradisi dan Sejarah Jawa

Berikut deretan tempat bersejarah tersembunyi yang menarik untuk dikunjungi:

1. Benteng Vredeburg

Meski berada di pusat kota, banyak yang belum tahu bahwa benteng peninggalan Belanda ini menyimpan diorama perjuangan rakyat Indonesia, lengkap dengan foto, arsip, dan benda bersejarah dari masa kolonial.

2. Situs Warungboto

Dulu merupakan pesanggrahan milik keluarga Keraton Yogyakarta. Arsitektur dinding tebal dan kolam air di tengahnya menunjukkan kemegahan masa lampau. Kini, tempat ini sering dikunjungi untuk foto bertema klasik sejarah.

3. Museum Sandi

Museum ini unik karena berfokus pada sejarah dunia intelijen dan persandian Indonesia. Pengunjung bisa melihat berbagai alat sandi, dokumen rahasia, hingga kisah penting peran sandi dalam perjuangan kemerdekaan.

4. Petilasan Pangeran Diponegoro di Tegalrejo

Menjadi saksi sejarah dimulainya Perang Jawa (1825–1830) yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro. Kini, situs ini dijaga dengan baik dan menjadi tempat refleksi semangat perjuangan rakyat melawan penjajahan.

Baca Juga: 7 Objek Wisata Tersembunyi di Yogyakarta

5. Situs Candi Abang

Candi ini terbuat dari batu bata merah, berbeda dari kebanyakan candi di Yogyakarta. Letaknya di daerah Berbah, Sleman, dan tampak seperti bukit kecil berumput dari kejauhan. Meski sederhana, tempat ini menyimpan nilai sejarah tinggi dari masa Mataram Kuno.

Menjelajahi tempat-tempat bersejarah yang jarang diketahui ini memberikan pengalaman berbeda.

Selain tenang dan autentik, kamu juga bisa lebih memahami perjalanan panjang sejarah Yogyakarta yang penuh makna.

Dinda NS (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R