Akurat

AMO Padel Club: Komunitas Baru untuk Satukan Pecinta Padel di Jakarta

Arief Rachman | 22 Agustus 2025, 21:03 WIB
AMO Padel Club: Komunitas Baru untuk Satukan Pecinta Padel di Jakarta


AKURAT.CO Padel, olahraga raket yang memadukan tenis dan squash, tengah menjadi tren baru di kalangan masyarakat ibu kota.

Antusiasme besar ini mendorong lahirnya AMO Padel Club, komunitas yang hadir untuk menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang melalui kecintaan terhadap padel.

“Komunitas ini isinya dari berbagai kalangan, ada pengacara, pengusaha, dan lain-lain,” ujar Presiden AMO Padel Club, Noverizky Tri Putra Pasaribu, di Pacific Padel, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025).

AMO Padel Club resmi berdiri pada Agustus 2025 dengan tiga tujuan utama:

  1. Meningkatkan kesehatan melalui olahraga padel yang sederhana namun efektif.

  2. Menyatukan masyarakat lintas kalangan, membuktikan bahwa padel bisa dimainkan siapa saja, baik pemula maupun pemain berpengalaman.

  3. Membangun jejaring (networking) antaranggota, membuka peluang relasi baru di luar lapangan.

“Padel itu olahraga yang bagus dan mudah dilakukan. Kami ingin menjangkau berbagai lapisan masyarakat, dari yang belum pernah mencoba sampai yang ingin meningkatkan kemampuan,” jelas Nove.

Baca Juga: Immanuel Ebenezer Ngarep Dapat Amnesti dari Presiden Prabowo

Meski kerap dianggap olahraga prestisius, AMO Padel Club menepis anggapan tersebut. Nove membandingkannya dengan tren sepeda saat pandemi yang identik dengan biaya tinggi.

“Main padel jauh lebih murah dibanding sepeda. Sewa lapangan sekitar Rp200 ribu–Rp500 ribu per jam, biasanya patungan. Jadi ini bukan olahraga borjuis, tapi olahraga yang bisa dinikmati siapa saja,” ujarnya.

Saat ini, AMO Padel Club telah memiliki 30–40 anggota aktif. Ke depan, komunitas ini ingin memperluas keanggotaan sekaligus melahirkan atlet-atlet padel yang bisa tampil di level nasional maupun internasional.

“Target terbaiknya, kami ingin anggota kami bisa ikut di PON bahkan SEA Games,” pungkas Nove.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.