Akurat

FORNAS VIII 2025 NTB Lebih dari Sekadar Olahraga, Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah

Leo Farhan | 23 Juli 2025, 13:02 WIB
FORNAS VIII 2025 NTB Lebih dari Sekadar Olahraga, Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah
 
 
AKURAT.CO, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli–1 Agustus.
 
Gelaran ini akan menghadirkan lebih dari 20.000 pegiat olahraga masyarakat dari seluruh penjuru Indonesia, sekaligus menjadi pendorong kuat geliat ekonomi lokal.
 
Mengusung tema 'Kalah Menang, Semua Senang', FORNAS VIII tak sekadar mengedepankan kompetisi olahraga, namun juga menjadi panggung sport tourism, budaya, serta ruang kolaborasi nasional dengan semangat kebangsaan dan inklusivitas.
 
 
Wakil Ketua DPRD NTB H. Lalu Wirajaya menyampaikan bahwa penyelenggaraan FORNAS kali ini menjadi yang terbesar dan paling inklusif sepanjang sejarah. Gelaran akan terpusat di Pulau Lombok, serta diperluas ke beberapa wilayah di Sumbawa dan Bima.
 
Sebanyak 74 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) akan berpartisipasi, mencakup tiga klaster kegiatan, yaitu Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK), Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT), dan Olahraga Tradisi dan Kreasi Budaya (OTKB).
 
Tak kurang dari 36 venue telah disiapkan untuk mendukung kelancaran agenda FORNAS yang tersebar di tujuh kabupaten/kota.
 
"Ini bukan sekadar ajang olahraga, tapi momentum menyatukan masyarakat dari desa hingga kota. FORNAS menghidupkan ekonomi kerakyatan secara nyata," kata Lalu Wirajaya, Senin (22/7).
 
Pembukaan FORNAS VIII 2025 direncanakan berlangsung di Gedung Gubernur NTB, dan akan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka.
 
 
Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir, termasuk Menko PMK, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Ketua KORMI Nasional. Tak hanya dari dalam negeri, delegasi internasional juga dijadwalkan turut hadir, termasuk Putra Presiden Turki, Necmettin Bilal Erdoğan dan perwakilan sembilan negara ASEAN.
 
Menurut proyeksi penyelenggara, FORNAS VIII 2025 diperkirakan membawa dampak ekonomi signifikan, mencapai Rp130 miliar hanya dalam waktu sepekan.
 
Kontribusi terbesar diprediksi berasal dari sektor akomodasi sebesar Rp30 miliar, disusul makanan dan minuman Rp21 miliar, transportasi lokal Rp10 miliar, serta sektor oleh-oleh dan belanja masyarakat sebesar Rp6 miliar.
 
"Ekonominya bukan hanya terlihat di grafik, tapi terasa langsung di pasar, warung, dan dapur warga," imbuh politisi Partai Gerindra tersebut.
 
Sekitar 90 persen kebutuhan logistik dan penyediaan venue disuplai oleh pelaku usaha lokal. Hal ini turut menciptakan ratusan lapangan kerja temporer dan mendorong pertumbuhan UMKM di berbagai sektor, termasuk kuliner, kerajinan, jasa transportasi, hingga penginapan berbasis masyarakat.
 
"Melalui sport tourism, kita tidak hanya menunjukkan keindahan alam NTB, tapi juga ketangguhan masyarakatnya dalam menyelenggarakan event berskala besar," jelas Lalu Wirajaya.
 
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menempatkan FORNAS sebagai bagian dari strategi pengembangan NTB sebagai pusat Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) skala nasional dan internasional.
 
Ia optimistis, event-event kolaboratif seperti FORNAS akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
 
FORNAS VIII 2025 di NTB diharapkan menjadi bukti nyata bahwa olahraga masyarakat dapat menjadi motor penggerak sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi. Ajang ini bukan soal podium juara semata, melainkan perayaan kebugaran, kebahagiaan, dan gotong royong seluruh anak bangsa.
 
 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H