Akurat

Persiapan Fornas VIII NTB 2025 tidak Terganggu Efisiensi Anggaran

Hervin Saputra | 23 Mei 2025, 15:45 WIB
Persiapan Fornas VIII NTB 2025 tidak Terganggu Efisiensi Anggaran
 
 
AKURAT.CO, Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII siap digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 mendatang.
 
Ketua Fornas VIII NTB, KRMP Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, menyebut efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah tidak terlalu mengganggu persiapan yang tengah mereka lakukan.
 
Namun, dia tidak menampik ada sedikit dampak yang akan diterima dalam persiapan pesta olahraga masyarakat terbesar nasional ini. Tetapi, hal itu sama sekali tidak mengusik semangat mereka.
 
 
"Kendala pasti ada. Efisiensi anggaran sedikit berdampak ke kami, tetapi kembali lagi setiap Fornas kami datang dengan mandiri," kata Ibnu usai menggelar rapat koordinasi di ruang Teater Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (22/5).
 
"Jadi kami walaupun ada berbagai tantangan yang kami jalani, kami juga akan memaksimalkan dari sponsor, bukan hanya dari anggaran karena kalau hanya mengandalkan anggaran juga tidak baik."
 
Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Adil Hakim, menyebut olahraga masyarakat ini justru akan membuktikan bahwa di tengah efisiensi yang dilakukan pemerintah ini, antusiasme untuk berpartisipasi tetap tinggi. 
 
"Jadi meskipun ada efisiensi anggaran kami tetap mendapatkan dukungan. Jadi, kami akan maksimalkan dan optimalkan dukungan tersebut dengan partisipasi masyarakat olahraga. Animonya di setiap daerah oleh pegiat olahraga masyarakat itu sangat tinggi," kata Adil.
 
Sebelumnya KORMI juga mendapat dukungan dari Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Rabu (21/5).
 
 
Dalam rapat tersebut, Komisi X mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar memberikan dukungan untuk acara ini.
 
Ibnu mengatakan bahwa selain dibantu oleh alokasi anggaran yang ada, mereka juga bakal berusaha memaksimalkan dukungan dari pihak sponsor. Dia menjamin bahwa mereka akan memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk membuat ajang ini berjalan dengan sukses.
 
"Fokus kami kepada penyelenggaraan. Kebetulan tuan rumah sangat siap. Kemudian dari Kemenpora, hari ini juga Insya Allah akan juga dukung penuh," jelas Ibnu.
 
Di tahun ini Fornas rencananya akan diselenggarakan dengan konsep festival olahraga masyarakat nasional yang berbeda dari sebelumnya. Jika di edisi lalu-lalu gaung ajang ini hanya berskala nasional maka di tahun ini Fornas akan berusaha mendapat perhatian dunia.
 
Usaha mempromosikan olahraga tradisional Indonesia ke mata dunia itu bisa dilakukan memanfaatkan koneksi yang dimiliki Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Turki. 
 
Ibnu berharap jejaring dubes-dubes di seluruh dunia yang dimiliki oleh Gubernur NTB bisa hadir sebagai undangan Fornas VIII.
 
Selain itu, dia juga akan berusaha mendatangkan anak Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Necmeddin Bilal Edrogan, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Internasional Panahan Berkuda.
 
"Insya Allah kami akan mengundang salah satu figur dari Federasi Panahan Tradisional atau panahan berkuda. Itu adalah anaknya Presiden Turki, Edorgan, Mr. Bilal Edrogan. Dia adalah Ketua Internasional Panahan Berkuda. Mudah-mudahan akan hadir dan mendukung," katanya.
 
Ibnu juga menjamin bahwa upacara pembukaan Fornas VIII di tahun ini bakal disiapkan jauh lebih matang. Dia mengatakan, nantinya opening tersebut bakal menjadi tolak ukur penyelenggaraan Fornas di tahun-tahun berikutnya.
 
"Fornas ini jangan dianggap sepele. Ini adalah akar rumput dari olahraga. Bagaimana kalau olahraga prestasi bisa meningkat kalau olahraga masyarakat tidak bisa meningkat," kata Ibnu menjelaskan.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H