Kahf IA-ITB Cup 2025 Championship: Semangat Inovasi Lintas Generasi Satu Lapangan
Endarti | 18 April 2025, 17:50 WIB

AKURAT.CO, Lebih dari 1000 alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) dari berbagai angkatan akan di lapangan hijau. Kahf IA-ITB Cup 2025 Championship siap digelar di Gelora Bung Karno (GBK) dan Pancoran Soccer Field.
Turnamen ini akan menghadirkan pengalaman unik yang memadukan semangat inovasi, persahabatan lintas generasi, dan atmosfer kompetisi yang sehat.
IA-ITB Cup sendiri telah terlaksana dua kali, yaitu pada tahun 2023 dan 2024. Ikatan alumni elektro ITB menjadi juara di edisi pertama dan alumni teknik sipil ITB berhasil juara di edisi kedua.
Berbeda dengan edisi sebelumnya, Kahf IA-ITB Cup 2025 Championship berformat semi round-robin, sehingga membuka lebih banyak peluang bertanding dan memperkuat rasa kebersamaan antartim.
Tidak hanya itu, sistem Mini-VAR (Video Assistant Referee) juga diterapkan sebagai bentuk teknologi dalam penyelenggaraan amatir, menjadikan ajang ini pionir di antara turnamen antar alumni jurusan.
“Turnamen ini bukan hanya soal sepak bola, tapi soal bagaimana kita, para alumni ITB, terus menjaga semangat kebersamaan, dan tentu saja, semangat inovasi yang sudah tertanam sejak masa kampus," kata Luthfi Hendarso selaku ketua Kahf IA-ITB Cup 2025 Championship
"Kami coba menghadirkan format baru dan Mini-VAR sebagai bentuk kecil dari semangat itu: mencoba hal baru, beradaptasi, dan terus berkembang bersama. Di tengah kesibukan masing-masing, bisa terhubung kembali lewat momen seperti ini rasanya sangat berarti," tambah dia.
Dengan peserta lebih dari 1.000 alumni, turnamen ini menjadi momen reuni bagi alumni ITB. Ini adalah ajang yang mempertemukan lintas angkatan dan lintas jurusan dalam semangat kebersamaan dan sportivitas.
Salah satu hal yang baru di Kahf IA-ITB Cup 2025 Championship adalah memakai venue stadion madya GBK pada babak semi final, perebutan juara tiga, dan final.
Venue ini tidak hanya lapangan berkualitas, tetapi juga memiliki kapasitas kursi yang memumpuni, sehingga banyak supporter tim alumni jurusan yang bisa menonton secara langsung tim kesayangan mereka.
Salah satu kekuatan unik dari Kahf IA-ITB Cup 2025 Championship adalah formatnya yang inklusif. Alumni angkatan 70-an hingga generasi Z akan bermain bersama dalam satu tim, menjembatani generasi melalui sepak bola.
Keselamatan pemain juga menjadi prioritas. Seluruh pemain yang bertanding di Kahf IA-ITB Cup 2025 Championship mendapat perlindungan resmi dari BPJS Ketenagakerjaan, sehingga memastikan mereka bisa bertanding dengan tenang dan tetap terlindungi. Perlindungan ini dilakukan agar semua pemain terlindungi dari bahaya seperti cedera.
Kahf IA-ITB Cup 2025 Championship didukung oleh Kahf, PT. Kilang Pertamina International, PSF Group, PLN, Specialone Apparel, Pupuk Kaltim (Gold), PT. Mayora Indah, Tbk - Le Minerale, Antam Logam Mulia, Terra Drone Indonesia, PT.
Pesona Khatulistiwa Nusantara, PT. Solusi Bangun Indonesia, Pelindo Terminal Petikemas, PGN, PNRE, ASM, Petroturbo, My Republic, PT Timah, MSDL, Beuang, dan Sirka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta






