Sejarah Tenis Kursi Roda, Terapi Disabilitas yang Kini Jadi Cabor di Paralimpiade 2024

AKURAT.CO Tenis kursi roda yang sebelumnya hanya dimainkan sebagai terapi bagi penyandang disabilitas fisik, kini telah menjadi salah satu cabang olahraga di Paralimpiade 2024.
Pada Paralimpiade Musim Panas 2024 di Paris, Prancis, cabang olahraga ini akan berlangsung dari 30 Agustus hingga 7 September 2024.
Paralimpiade sendiri adalah ajang olahraga internasional yang diperuntukkan bagi atlet penyandang disabilitas.
Pertandingan akan mempertandingkan nomor tunggal dan ganda untuk putra, putri, dan kategori paha depan, dan akan diadakan di Stadion Roland Garros di lapangan tanah liat.
Baca Juga: Jalani Sidang, Kenny Wisha Sonda Banjir Dukungan Alumni Universitas Parahyangan
Sehubungan dengan itu, ketahui berikut sejarah pertandingan tenis kursi roda yang kini menjadi salah satu cabor di Paralimpiade 2024.
Sejarah tenis kursi roda
Tenis kursi roda pertama kali muncul pada tahun 1976 di California, Amerika Serikat.
Brad Parks, mantan pemain ski air yang mengalami cedera tulang belakang akibat kecelakaan adalah penggagas pengembangan olahraga ini.
Bersama Jeff Minnenbraker, ia mulai mencoba bermain tenis di kursi roda sebagai bagian dari program rehabilitasinya.
Baca Juga: Kemenkes Kejar Target Pengesahan PP Kesehatan, AMTI: Abaikan Aspirasi Ekosistem Tembakau
Melihat potensi olahraga ini, Parks dan Minnenbraker mengadakan demonstrasi dan turnamen kecil di berbagai kota di Amerika Serikat untuk mempromosikannya.
Dari situ, tenis kursi roda mengalami pertumbuhan pesat hingga tahun 1980-an, dengan semakin dikenal di berbagai negara.
Pada akhirnya, olahraga ini mulai dipertandingkan di Paralimpiade Barcelona 1992.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









