Indonesia Muaythai Sport Diresmikan, Pertandingan Hadirkan Pro Fighter Irlandia

AKURAT.CO Indonesia Muaythai Sport (IMS) diresmikan sebagai asosiasi yang menaungi sanction dan edukasi di bidang combat sport, terutama muaythai di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2024).
IMS akan menjadi wadah bagi para peminat dan penggiat olahraga combat sport, dengan visi membangun industri yang lebih luas dan kuat dalam persaudaraan.
Hal ini disampaikan Sekjen IMS, Arief Firmansyah bahwa pihaknya bertekad menunjang perkembangan industri dan prestasi combat sport di Indonesia melalui muaythai.
"IMS akan terus bersilaturahmi dengan semua stake holder industri muaythai di Indonesia untuk bisa bersama-sama membangun kembali kejayaan muaythai di tanah air," ujarnya saat konferensi pers peresmian IMS.
Arief menjelaskan IMS terbentuk di bulan April 2024 dengan akta Kemenkumham dan resmi menjadi salah satu asosiasi yang fokus menaungi dan membangun industri muaythai.
Baca Juga: EA Sport FC Mobile Rilis Team Of The Year, Hadirkan yang Terbaik dalam Ultimate Team
Selain audiensi dan sosialisasi program dengan semua federasi muaythai dan combat nasional serta internasional, agenda IMS di tahun ini adalah menyelesaikan tujuh event nasional muaythai dari Juni - Desember 2024.
Kini IMS bekerja sama demgan World Muay Thai Heritage Assosiation Thailand dalam penataran wasit juri muaythai dengan standar internasional.
Wasit-wasit tersebut akan langsung bertugas di event muaythai Ksatria X Hawkeye: The Playground Vol. II yang akan dilaksanakan pada Sabtu (1/6/2024) di Three Hous Club Kemang, Jakarta Selatan.
Pada partai utama, fighter muaythai pro Indonesia akan melawan pro fighter asal Irlandia Aaron Clarke.
Arga Budirahman selaku Humas IMS menjelaskan pihaknya akan mengemas pertandingan dengan menggabungkan aspek olahraga dan hiburan (sportainment).
"Yang membedakan IMS, kita mengemas pertandingan dalam bentuk sportainment. Kita buka pendaftaran untuk umum di medsos," imbuhnya.
Nantinya, pertandingan akan dimulai pukul 3 sore diikuti 48 petarung dari kelas amatir dan profesional dengan petarung paling muda berusia 17 tahun.
Jumlah itu terdiri atas 42 petarung putra dan enam petarung putri. Para petarung tidak hanya berasal dari Pulau Jawa namun juga dari Kalimantan dan Bali. Aaron Clarke sendiri termasuk petarung dari Irlandia yang mengikuti camp di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






