Akurat

​Sambut Ramadan, Muslim Life Fair Bekasi 2026 Jadi Panggung Inovasi UMKM dan Ruang Hijrah

Ratu Tiara | 7 Februari 2026, 18:37 WIB
​Sambut Ramadan, Muslim Life Fair Bekasi 2026 Jadi Panggung Inovasi UMKM dan Ruang Hijrah

AKURAT.CO Geliat ekonomi syariah di Kota Patriot kembali menunjukkan taringnya.

Gelaran Muslim Life Fair Bekasi 2026 resmi dibuka di Mega Bekasi Hypermall, berlangsung selama tiga hari mulai 6 hingga 8 Februari 2026.

Event ini bukan sekadar pameran dagang biasa. Menempati urutan ke-14 dalam skala nasional, ini merupakan kali kedua bagi Kota Bekasi dipercaya sebagai tuan rumah untuk menyatukan ekosistem bisnis muslim.

Direktur PT Lima Event Indonesia, Taufik Surya Hidayat, mengungkapkan rasa syukurnya atas konsistensi gelaran ini.

Baca Juga: Muslim Pro Perkenalkan Inisiatif Ramadan Re:Charge untuk Dorong Konsistensi Ibadah

Menurutnya, Mufair telah bertransformasi menjadi titik temu strategis bagi umat.

"Alhamdulillah, Allah memudahkan kami kembali melaksanakan Muslim Life Fair Bekasi 2026. Secara nasional ini yang ke-14, dan sambutan di Bekasi selalu luar biasa," ujar Taufik di Bekasi, Jumat (6/2/2026).

Lebih lanjut, Taufik menegaskan bahwa pameran ini dirancang sebagai ruang silaturahmi antara komunitas, pelaku UMKM, dan konsumen dalam menyongsong bulan suci Ramadan yang sudah di depan mata.

Keunikan gelaran tahun ini terlihat dari banyaknya jenama lokal yang melakukan launching produk. Salah satunya adalah Hijacket, brand yang mencoba mendobrak stigma pakaian olahraga bagi perempuan berhijab.

CEO Hijacket, Aji Wanda, menjelaskan bahwa produknya mengedepankan konsep fungsional namun tetap syar’i.

Dirinya ingin memastikan perempuan muslim tetap nyaman bergerak tanpa perlu khawatir menampakkan lekuk tubuh.

"Mau main padel atau olahraga apapun sekarang bisa lebih tenang. Desain kami tidak ketat, sehingga fungsi menutup aurat tetap terjaga tanpa mengurangi sisi fashionable-nya," tutur Aji.

Tak hanya pemain lokal, pasar internasional pun mulai melirik potensi Bekasi. Bedoon Essm, jenama asal Arab Saudi, turut meramaikan ajang ini untuk memperkuat penetrasi pasar mereka di Tanah Sir.

Anisa Khoirina Rahayu, Marketing & Sales Bedoon Essm, menyebut pertumbuhan pengguna produk mereka menunjukkan tren positif sejak resmi masuk ke Indonesia tahun lalu.

Inovasi unik juga datang dari industri wewangian melalui Umair Perfume. Sang pemilik, Unik Fundhi, membagikan rencana ambisius yang menggabungkan nilai religi dan inklusivitas dalam produknya.

"Dua bulan lagi kami akan meluncurkan botol parfum 114 mililiter, sesuai jumlah surat dalam Al-Qur'an. Menariknya, botol ini dilengkapi huruf braille untuk membantu saudara-saudara tunanetra," jelas Unik.

Dari sektor kecantikan, dr. Nur Achmad Fauzi selaku CEO Mahveen membawa misi edukasi. Dia mengaku prihatin dengan maraknya produk skincare yang justru memicu kerusakan kulit akibat bahan iritan.

"Kami hadir untuk memberikan solusi produk yang formulasinya minim risiko iritasi. Keamanan konsumen adalah prioritas utama kami di tengah gempuran tren kecantikan," tegas dr. Fauzi.

Sisi gaya hidup juga diperkuat dengan kehadiran Siraj Self Photo Studio. Sang pemilik, Shafira Aulia Syuhada, menekankan bahwa kunci foto estetik bukan hanya pada kamera mahal, melainkan pada pengaturan cahaya yang presisi.

Aspek kesehatan pun tak luput dari perhatian. Rumah Sakit Kartika Husada hadir memberikan layanan promo dan konsultasi spesialis bagi pengunjung yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum memasuki bulan puasa.

Baca Juga: HSBC ANA Travel Fair 2026 Resmi Digelar, Inilah Tips Atur Keuangan untuk Liburan agar Lebih Hemat

Selain bisnis, sisi humanis dihadirkan oleh komunitas Muslim Biker Indonesia. Mereka menawarkan cara unik berdakwah melalui hobi otomotif dengan jargon "Touring Bareng, Ngaji Bareng."

Konsep yang diusung sangat inklusif. Para anggota tetap tampil dengan gaya khas anak motor tanpa kewajiban mengenakan gamis, guna merangkul masyarakat yang ingin belajar agama dalam suasana santai.

Hadirnya Muslim Life Fair Bekasi 2026 diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan UMKM nasional. Event ini membuktikan bahwa ekonomi berbasis komunitas mampu menjadi pilar kekuatan ekonomi di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.