Film Horor Penunggu Rumah: Buto Ijo Dijamin Ramah Anak dan Keluarga

AKURAT.CO Film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo hadir membawa konsep yang tidak lazim di tengah dominasi film horor berdarah dan penuh kekerasan.
Karya terbaru ini mengusung pendekatan horor ramah anak dan keluarga tanpa menampilkan adegan sadis, namun tetap menyajikan suasana misteri dan ketegangan yang menghibur.
Diproduseri oleh Gandhi Fernando, film ini mengangkat cerita rakyat Nusantara dengan sentuhan horor modern yang ringan dan mudah diterima oleh penonton dari berbagai kelompok usia.
Penunggu Rumah: Buto Ijo dibintangi oleh Celine Evangelista, Gandhi Fernando, Valerie Thomas, Meryem Hasanah, Adnan Djani, serta sejumlah aktor dan aktris lainnya.
Baca Juga: Topeng Seram Buto Ijo: Kostum Berat hingga Aktor Kesulitan Bernapas di Lokasi Syuting
Gandhi Fernando menjelaskan bahwa konsep tersebut memang sudah dirancang sejak awal produksi.
“Film ini memang sejak awal kami rancang sebagai horor yang aman ditonton bersama keluarga. Tidak ada adegan darah, tidak ada kekerasan yang keji. Kami ingin menghadirkan horor yang tetap menegangkan, tapi tidak membuat anak-anak trauma,” ujar Gandhi Fernando selaku produser.
Menurutnya, ide menghadirkan film horor ramah anak berangkat dari keinginan untuk memberikan pilihan tontonan keluarga yang lebih variatif di bioskop. Dia menilai genre horor tidak selalu harus menampilkan kekerasan ekstrem untuk menarik minat penonton.
“Kami ingin membuktikan bahwa horor bisa hadir dengan cara yang lebih fun, lebih ringan, dan tetap punya nilai hiburan. Lewat cerita rakyat seperti Buto Ijo, kami juga ingin mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada generasi muda,” ucapnya.
Selain mengandalkan ketegangan yang dibangun secara atmosferik, film ini juga menyelipkan pesan tentang pentingnya keluarga, keberanian, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjadi pintu masuk yang aman dan positif bagi anak-anak untuk mulai mengenal genre horor.
Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan mulai tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 15 Januari 2026. Film ini diharapkan dapat menjadi alternatif tontonan keluarga sekaligus memperkaya warna perfilman horor Tanah Air dengan konsep yang berbeda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









