Akurat

Empat Penyanyi Muda Jebolan Bintang Radio Indonesia 2024 Resmi Rilis Single Perdana

Siti Nur Azzura | 7 November 2025, 22:49 WIB
Empat Penyanyi Muda Jebolan Bintang Radio Indonesia 2024 Resmi Rilis Single Perdana

AKURAT.CO Empat penyanyi muda jebolan ajang Bintang Radio Indonesia 2024, resmi merilis karya perdana mereka di industri musik tanah air. Mereka adalah Sofie Novindri (Pekanbaru), Nisrina Arija (Bandung), Tito Aditya (Palembang), dan Ishak Oktavian (Kupang).

Perilisan ini menjadi tonggak penting perjalanan karier keempatnya setelah melalui proses panjang dari tahap audisi daerah hingga babak final tingkat nasional.

Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI, Yonas Markus, mengatakan bahwa ajang Bintang Radio tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga rumah produksi bagi talenta muda Indonesia.

Baca Juga: Kunci Jawaban Seni Budaya Kelas 8 Halaman 55: Memahami Alat Musik Tradisional

"Bintang Radio bukan sekadar ajang pencarian bakat. Kami ingin menjadikannya rumah produksi yang dapat mendistribusikan karya para peserta ke ekosistem ekonomi kreatif nasional. Setelah mereka tampil di panggung, tugas berikutnya adalah terus mengasah diri dan memanfaatkan ruang digital untuk memperkenalkan karya mereka ke publik," ujar Yonas.

Proses kreatif empat single ini digarap oleh Nanda, produser musik yang bekerja sama dengan RRI. Dia mengungkapkan, setiap lagu dipilih dan disesuaikan dengan karakter masing-masing penyanyi.

"Pemilihan lagu tidak hanya soal komposisi musik, tetapi harus cocok dengan karakter vokal dan emosi penyanyinya. Kami bermain di nuansa romansa karena tema ini abadi dan selalu punya tempat di hati pendengar," jelasnya.

"Tantangannya adalah memahami cara berpikir mereka yang masih muda dan bagaimana saya bisa masuk ke dunia mereka. Tapi justru itu jadi energi baru dalam proses produksi," tambah Nanda.

Bagi para penyanyi muda ini, kesempatan merilis karya perdana menjadi momen berharga sekaligus tantangan baru. Sofie Novindri, asal Pekanbaru, mengungkapkan rasa syukurnya.

"Saya bersyukur akhirnya punya lagu sendiri. Ini mimpi sejak lama, dan setelah Bintang Radio, akhirnya terwujud. Keluarga saya sangat bangga ketika mendengar lagu ini untuk pertama kali," ucap Sofie.

Baca Juga: Festival Band Berani Beda Tingkatkan Toleransi Lewat Musik, Kumpulkan Musisi dari Berbagai Ras dan Agama

Sementara itu, Tito Aditya dari Palembang berharap karyanya dapat diterima luas oleh publik. "Saya berharap lagu ini bisa dinikmati semua kalangan dan menggambarkan karakter suara saya. Semoga bisa menjadi langkah awal yang baik di industri musik," katanya.

Nisrina Arija, perwakilan dari Bandung, menambahkan bahwa proses rekaman menjadi pengalaman berharga baginya. "Tantangan terbesarnya adalah menemukan karakter suara yang pas agar tidak monoton. Saya belajar banyak selama rekaman, terutama dalam mengekspresikan emosi lewat suara," ungkapnya.

Sedangkan Ishak Oktavian asal Kupang menilai, perjalanan panjang menuju karya ini menjadi pembuktian bagi dirinya dan teman-teman seangkatan. "Dari audisi di daerah sampai akhirnya bisa rilis lagu nasional, ini proses yang penuh perjuangan. Saya bangga bisa mewakili daerah saya di kancah nasional,"ujarnya.

RRI juga menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan dan membina talenta muda melalui Bintang Radio. Yonas Markus menuturkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan wadah komunitas alumni Bintang Radio agar para jebolan lintas generasi tetap terhubung dan dapat saling mendukung.

"Sejak tahun 1951, sudah banyak penyanyi besar lahir dari Bintang Radio. Kami ingin membangun jejaring lintas generasi agar para alumni tetap aktif berkontribusi dan saling menginspirasi," tuturnya.

Menutup acara, Yonas memberi pesan kepada para penyanyi muda agar tidak cepat puas. "Perjalanan setelah ini justru baru dimulai. Kalian harus punya jiwa petarung, tidak mudah menyerah, dan terus belajar. Dengan karakter dan orisinalitas, kalian akan menemukan tempat di industri musik Indonesia," pesannya.

Single perdana dari keempat penyanyi Bintang Radio Indonesia 2024, kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform digital. Rilis ini menjadi langkah awal bagi mereka, untuk menapaki industri musik nasional dengan identitas dan semangat baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.