AKURAT.CO Film Kiblat karya rumah produksi Leo Pictures menjadi perbincangan dan mendapatkan protes dari berbagai kalangan.
Wakil Ketua Lembaga Sensor Film (LSF), Ervan Ismail mengungkapkan bahwa film yang dibintangi oleh Ria Ricis itu, belum lulus sensor.
"Filmnya secara utuh sampai hari ini memang belum ada Surat Tanda Lulus Sensor (STLS). Filmnya sendiri belum masuk ke LSF. Jadi filmnya belum ada penyensoran karena belum masuk," ujar Ervan kepada awak media, Senin (25/3/2024)
“Jika mengikutinya, lalu masuk ke administrasi dan langsung beres dalam tiga hari, itu sudah selesai, jika memang tidak ada hal yang berlebihan atau melanggar,” tambahnya.
Ervan juga mengklaim bahwa film Kiblat mendapatkan protes dari kalangan pihak LSF.
“Jadi di kalangan anggota LSF itu sendiri mengenai film ini, ada protes dan seterusnya, kami mengikuti (isunya), bahkan sampai pada tahap terakhir itu kalau tidak salah kan posternya sudah ditarik dan diperbaiki oleh produsen film,” bebernya.
Film horor Indonesia yang berjudul Kiblat, ternyata menuai kontroversi.
Pasalnya, kata kiblat sendiri identik dengan cara ibadah agama Islam, sehingga banyak masyarakat yang menganggap film horor Kiblat kembali menceritakan cerita yang berkaitan dengan Islam.
Film horor yang membawa unsur agama dianggap hanya akan membuat masyarakat takut untuk beribadah, sehingga film horor Kiblat menuai kontroversi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









