7 Musisi Indonesia Yang Berani Menyuarakan Isu Sosial

AKURAT.CO Berbicara soal musik, itu artinya berbicara soal inspirasi. Seorang musisi saat menciptakan lagu tak lepas dari inspirasi. Inspirasi itu sendiri bisa didapatkan dari berbagai sisi, baik soal percintaan, keluarga, kekerasan hingga isu sosial dan politik negeri.
Di Indonesia ada beberapa musisi yang berani untuk terus menyuarakan aspirasi rakyat dengan membuat karya bertemakan isu sosial. Lagu dengan tema tersebut bertujuan untuk mengkritik kinerja pemerintahan inipun masih memiliki segmentasi pendengar yang cukup banyak di Indonesia.
Para pendengarnya juga merasa terwakilkan oleh karya-karya dari musisi Indonesia yang dianggap pemberani tersebut. Berikut kumpulan musisi yang berani menyuarakan isu sosial di Indonesia.
Baca Juga: 25 Drama Jepang Romantis Dengan Rating Tinggi, Siap Temani Akhir Pekan
Musisi Indonesia yang Berani Menyuarakan Isu Sosial
Dikutip dari beberapa sumber, berikut deretan musisi yang berani mengkritik pemerintah melalui lagu
1. Slank
Slank merupakan salah satu band dengan basis penonton yang membludak di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan selera musik Slank yang tergolong cukup tinggi dalam dunia musik. Band yang terbentuk dari tahun 1983 ini merupakan salah satu band rock yang terkenal di Indonesia hingga saat ini.
Selain dikenal dengan lagu-lagu yang bertemakan cinta, Slank juga tak jarang membuat lagu yang mengangkat isu sosial dan politik. Salah satu album yang terkenal dengan isu sosialnya ialah Mata Hati Reformasi di tahun 1998. Deretan lagu dalam album ini bercerita tentang masalah sosial yang terjadi di era reformasi. Slank juga pernah mendapat penolakan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akibat lagunya yang berjudul Gosip Jalanan.
2. Superman Is Dead (SID)
Musisi yang menyuarakan isu sosial berikutnya merupakan group band asal Bali yaitu Superman Is Dead atau biasa disingkat SID. Jrx dan kawan-kawan kerap membuat lagu-lagu sindiran terhadap elit politik dan sosial.
Kuat Kita Bersinar, Luka Indonesia, dan Angels and The Outsiders merupakan beberapa contoh lagu yang membahas mengenai keadaan sosial politik di Indonesia. Selain melalui karya lagu, SID juga ikut aksi bersama musisi lainnya dalam mendukung gerakan Bali Tolak Reklamasi.
3. Iwan Fals
Musisi yang mempunyai nama asli Virgiawan Listanto sudah dikenal sejak dulu sebagai musisi kritis dan selalu menanggapi masalah sosial politik yang terjadi di Indonesia. Bahkan, salah satu karya lagunya yang berjudul “Mbak Tini” pernah membawanya berurusan langsung dengan pemerintah. Lagu tersebut dicekal karena dianggap dapat membahayakan elit politik di Indonesia.
Semua yang dialaminya tak membuat Iwan berhenti mengkritisi pemerintah lewat lagu-lagu yang ia ciptakan. Ia berharap karya yang diciptakannya tak sekedar menghibur tetapi mengajak masyarakat untuk berfikir.
4. Efek Rumah Kaca
Efek rumah Kaca merupakan band yang berisikan Cholil Mahmud (vocalist/gitaris), Adrian Yunan (vocalist), Akbar Bagus (drummer), Poppie Airil (bassist) dan terbentuk pada tahun 2001. ERK menjadi salah satu deretan musisi yang giat menyuarakan isu-isu sosial yang terjadi di Indonesia.
Lagu-lagu seperti Mosi Tidak Percaya, Kenakalan Remaja di Era Informatika, hingga Banyak Asap di Sana merupakan contoh karyanya yang mengusung tema isu sosial. Dalam albumnya yang berjudul Sinestesia, Isu yang diangkat lebih kompleks lagi mulai dari spsial, politik hingga agama.
5. Feast
Feast menambah daftar musisi yang berani mengkritik pemerintahan lewat lagu-lagunya yang bertemakan isu sosial. Band yang beranggotakan para alumni UI ini sebelumnya memang sudak aktif dalam dunia aktivisme. Lagu-lagu Feast terinspirasi dari berbagai fenomenya insiden di Indonesia.
Lagu ‘Peradaban’ merespon tentang kejadian Bom Surabaya pada 2018, ‘Camkan’ berisi tentang kritik mengenai kebebasan beragama, ‘Tarian Penghancur Raya’ mengulik tentang keberadaan tari gandrung dari Banyuwangi yang terancam. Ide lagu-lagu tersebut muncul tak lain karena keresahan yang dialami personil band Feast itu sendiri.
6. Navicula
Musisi Navicula dengan aliran grunge, merupakan band asal Bali. Band yang terbentuk pada tahun 1996 ini menyuarakan kepeduliannya terhadap sekitar lewat lagu yang mereka bawa.
Band ini kerap menyuarakan kepeduliannya terhadap lingkungan hidup dan satwa Indonesia. Kabarnya mereka sering berhubungan dengan dengan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) untuk diskusi.
Salah satu lagunya yang menyuarakan kepedulian terhadap satwa Indonesia adalah lagu dengan judul Harimau dan Orangutan sangat jelas Navicula menyampaikan pesan bahwa hewan harus dilindungi.
Tak hanya itu, lagu dengan judul Metropolutan juga menyuarakan kritikan terhadap keadaan alam dan kota-kota besar yang sudah rusak. Selain itu ada pula lagu Mafia Hukum yang ditujukan untuk mengkritik tingkah laku pemerintahan Indonesia.
7. Nosstress
Band ini menunjukkan kepedulian terhadap Pulau Bali lewat lagu-lagunya. Banyak lagu dari band ini yang mengungkapkan sebuah kritikan mengenai Bali menjadi kotor dan tidak asri karena banyaknya wisatawan yang tidak bertanggung jawab.
Lirik lagu mereka memang terdengar sederhana, namun makna yang terkandung di dalamnya begitu besar.
Setiap lirik lagunya tak sulit dipahami, sangat enak didengar. Beberapa di antaranya adalah lagu berjudul Ini Judulnya Belakangan, Hiruk Pikuk Denpasar, dan Tanam Saja.
Itulah deretan musisi Indonesia yang berani menyuara isu sosial, lingkungan, maupun politik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Terkait
Berita Terkini









