Terkuak! Di Balik Video CCTV Marah-marah ke Ruben Onsu, Sarwendah: Akumulasi 11 Tahun Dipendam

AKURAT.CO Musisi sekaligus figur publik Sarwendah akhirnya memberikan klarifikasi tegas terkait potongan rekaman CCTV yang beredar, yang memperlihatkan momen dirinya tengah meluapkan kemarahan kepada sang mantan suami, Ruben Onsu, saat mereka masih membina rumah tangga.
Insiden yang memicu riak di tengah masyarakat tersebut diakui Sarwendah terjadi pada 4 Maret 2024.
Baca Juga: Bersumpah Tak Pernah Ejek Ruben Onsu, Sarwendah Bantah Sebut Mantan Suami dengan Kata 'Cong'
Perselisihan sengit itu rupanya bermula dari silang pendapat terkait pengelolaan dan efisiensi keuangan keluarga.
Kala itu, masa sewa kediaman mereka di kawasan Pondok Indah hampir usai.
Sarwendah berinisiatif mengusulkan agar mereka sekeluarga kembali memboyong barang-barang ke rumah lama demi menekan pengeluaran.
Namun, ia justru mendapati keputusan sepihak mengenai penyewaan hunian baru dengan nilai fantastis.
"Saat itu saya diberitahu bahwa sudah disewa apart-hotel selama satu bulan dengan biaya sekitar Rp120 juta. Menurut saya, dana tersebut seharusnya bisa diprioritaskan untuk kebutuhan anak-anak atau rumah," tulis Sarwendah di akun @sarwendah29, Senin (3/8/2026).
Mantan personel girlband Cherrybelle ini sejatinya hanya meminta agar jadwal kepindahan digeser beberapa hari menyesuaikan momen libur sekolah anak-anak. Ia juga berniat berkomunikasi langsung dengan pihak marketing untuk mengurus proses transisi tersebut.
Baca Juga: Profil Sarwendah: Biodata, Karier, Keluarga, hingga Perjalanan Hidupnya
Sayangnya, ikhtiar tersebut mendapat penolakan mentah-mentah dari Ruben Onsu hingga memicu ketegangan.
Ketegangan makin memuncak saat percekcokan verbal itu mulai dibarengi dengan tindakan fisik yang dinilainya provokatif.
"Di tengah pembicaraan tersebut, suasana memanas. Beliau membanting pintu dan percakapan berubah menjadi pertengkaran," ungkapnya.
Sikap tersebut menjadi pemantik runtuhnya tembok kesabaran wanita berdarah Tionghoa ini.
Sarwendah menegaskan bahwa amarah hebat yang terekam dalam CCTV bukan sekadar dipicu masalah teknis tanggal kepindahan rumah, melainkan ledakan emosi yang membendung sekian lama.
Bagi Sarwendah, momen kelam tersebut menjadi titik puncak hancurnya pertahanan emosional yang selama belasan tahun ini ia simpan rapat-rapat.
"Di situlah emosi saya akhirnya meledak. Kemarahan yang terlihat di video bukan muncul karena persoalan tanggal pindah semata, melainkan akumulasi dari banyak hal yang selama 11 tahun ini tidak pernah benar-benar bisa saya sampaikan," pungkas Sarwendah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








