Piche Kota Buka Suara: Bantah Tuduhan Asusila dan Siap Uji Fakta

AKURAT.CO Penyanyi jebolan Indonesian Idol Season 13, Petrus Yohannes Debrito Armando Djaga Kota alias Piche Kota, akhirnya merilis pernyataan resmi usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan anak di bawah umur.
Melalui unggahan media sosial pada Minggu (22/2/2026), pemuda berusia 24 tahun ini menepis keras seluruh tudingan yang dialamatkan kepadanya.
Baca Juga: Perkosa Remaja di NTT, Penyanyi Piche Kota Jadi Tersangka
Piche, yang merupakan putra dari Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Belu, menegaskan bahwa dirinya akan bersikap kooperatif terhadap proses penyidikan yang tengah berlangsung di Kepolisian Resor (Polres) Belu.
"Terkait pemberitaan-pemberitaan yang sudah beredar sampai hari ini, saya sampai saat ini masih mengikuti proses hukum yang ada. Maka dengan itu, saya ingin menjelaskan bahwa apa yang disangkakan dan dituduhkan kepada saya tidaklah benar," tegas Piche Kota dalam video klarifikasinya.
Penyanyi yang dikenal sebagai semifinalis Top 6 ajang pencarian bakat nasional ini merasa perlu bersuara karena menganggap opini publik telah menyudutkan namanya sebelum ada pembuktian di pengadilan.
Baca Juga: KPU Tak Minta Maaf atas Kasus Asusila Hasyim Asy'ari: Pelanggaran Kode Etik Masalah Pribadi
Dirinya secara spesifik membantah keterlibatan dalam peristiwa yang dilaporkan terjadi di sebuah hotel di Kota Atambua tersebut.
"Saya bersuara saat ini untuk keadilan saya sendiri. Dan saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan kepada saya," lanjutnya.
Kasus yang mengguncang publik NTT ini berawal dari laporan dugaan persetubuhan terhadap remaja berusia 16 tahun berinisial ACT pada 11 Januari 2026.
Berdasarkan keterangan awal, korban diduga dicekoki minuman keras sebelum mengalami tindakan asusila.
Setelah melalui serangkaian gelar perkara, penyidik Polres Belu resmi menetapkan tiga orang tersangka pada Sabtu (21/2/2026), yakni Piche Kota, RM, dan RS.
Meski membantah keterlibatannya dalam aksi bejat tersebut, Piche menyatakan komitmennya untuk tidak mangkir dari panggilan kepolisian.
Dia menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada pihak penyidik guna mencari titik terang dari perkara ini.
"Saya sangat menghargai semua proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian, dan saya sebagai warga negara yang baik akan mengikuti setiap proses hukum yang ada. Terima kasih untuk semua pihak yang selalu mendampingi dan memberikan support kepada saya," tutup Piche.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









