Akurat

Prilly Latuconsina Soroti Kerusakan Lingkungan Pemicu Bencana di Sumatera

Sri Agustina | 8 Desember 2025, 07:22 WIB
Prilly Latuconsina Soroti Kerusakan Lingkungan Pemicu Bencana di Sumatera

AKURAT.CO, Bencana hidrometeorologi basah yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat menyisakan duka mendalam bagi masyarakat.

Deretan banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi sejak akhir November 2025 itu juga menarik perhatian aktris Prilly Latuconsina.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Geram Nama Kekasihnya Dicatut untuk Pelecehan, Ancam Lapor Polisi

Dalam keterangannya kepada media, Prilly mengaku terpukul melihat skala kerusakan dan korban yang terus bertambah.

“Musibah di Sumatera itu sangat mengkhawatirkan. Sedih banget lihatnya,” ujar aktris 29 tahun tersebut saat di kawasan SCBD, Jakarta, belum lama ini.

Bintang film Budi Pekerti itu menegaskan bahwa bencana ini bukan sekadar fenomena alam semata.

Menurutnya, kerusakan lingkungan akibat eksploitasi hutan menjadi faktor terbesar di balik tragedi tersebut.

“Musibah ini tidak datang tiba-tiba. Ini buah dari keserakahan manusia yang menggunduli hutan demi keuntungan seperti kelapa sawit dan lainnya,” tegasnya.

Prilly mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan, katanya, adalah mengedukasi publik lewat media sosial mengenai pentingnya melindungi hutan.

“Kita sebagai rakyat Indonesia harus mulai mengedukasi tentang pentingnya menjaga hutan dan pohon,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintah agar memiliki komitmen kuat dalam upaya penyelamatan lingkungan.

“Semoga pemerintah bisa punya visi yang sama dengan rakyat, yaitu menjaga hutan dan bumi,” tambahnya.

Baca Juga: BNPB Rilis Data Terbaru Korban Bencana Sumatera: 921 Orang Meninggal, 392 Orang Hilang

Sementara itu, BNPB mencatat dampak bencana di Sumatera sangat memprihatinkan. Hingga Desember 2025, ratusan korban jiwa dilaporkan meninggal, ribuan lainnya luka-luka, dan ratusan ribu warga kehilangan tempat tinggal serta harus mengungsi akibat banjir bandang dan longsor besar yang melanda tiga provinsi tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R