Tasya Farasya Tahan Langkah Pidana demi Psikologis Anak, Pengacara: “Kesabaran Ada Batasnya”

AKURAT.CO, Beauty vlogger Tasya Farasya memilih bersikap hati-hati dalam menyikapi sengketa dana bernilai besar dengan mantan suaminya, Ahmad.
Meski memiliki dasar untuk membawa kasus ini ke ranah pidana, Tasya melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa langkah tersebut belum diambil demi mempertimbangkan masa depan anak-anak mereka.
Kuasa hukum Tasya, Riphat Senikentara, menyebut kliennya mengedepankan pendekatan yang lebih manusiawi.
Baca Juga: Tasya Farasya Hanya Tuntut Nafkah Rp100 dari Ahmad Assegaf: Simbolis, Bukan Soal Uang
Bukan soal materi semata, namun kekhawatiran bahwa konflik hukum orang tua dapat meninggalkan jejak digital yang kelak berdampak negatif pada kondisi psikologis anak.
“Tasya sangat menahan diri untuk menjaga nama baik mantan suaminya di hadapan keluarga dan terutama anak-anak,” ujar Riphat di Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Menurutnya, Tasya ingin memastikan bahwa anak-anak tidak tumbuh dengan konsumsi pemberitaan buruk mengenai ayah mereka.
Hubungan yang pernah dibangun sebagai pasangan juga membuat Tasya memilih memberikan ruang dan waktu yang cukup bagi Ahmad untuk menyelesaikan persoalan ini tanpa tekanan berlebihan.
Sangun Ragahdo, tim kuasa hukum lainnya, menambahkan bahwa Tasya tetap menghormati posisi Ahmad sebagai ayah dari anak-anak mereka. Karena itu, jalur persuasif lebih diprioritaskan ketimbang tindakan hukum yang bersifat konfrontatif.
“Beliau memberi banyak waktu dan tidak menekan, karena bagaimanapun ini adalah mantan suaminya,” jelas Ragahdo.
Meski begitu, Tasya dan tim hukum menegaskan bahwa tujuan mereka tetap sama, yakni mencari penyelesaian damai tanpa saling serang di publik maupun pengadilan.
Setiap langkah Ahmad untuk mengembalikan dana, meskipun nilainya nantinya tidak sepenuhnya sama, disebut akan tetap diapresiasi selama menunjukkan itikad baik.
“Upaya apa pun dari Ahmad adalah bentuk tanggung jawab yang pasti akan dihargai,” tutur Riphat.
Baca Juga: Selama Menikah, Tasya Farasya Akui Tak Terima Nafkah Lahir dan Batin
Namun, dia mengingatkan bahwa sikap menahan diri ini tidak akan berlangsung selamanya.
“Kesabaran ada batasnya. Kita akan melihat bagaimana upaya Ahmad dalam waktu dekat,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









