Film Gereja Setan Siap Tayang 11 September 2025, Mongol Stres Rela Dibayar Murah

AKURAT.CO, Komika Mongol Stres kini kembali membuat dobrakan. Siapa sangka, dirinya justru turut berperan dalam film layar lebar dengan judul Gereja Setan yang siap tayang 11 September 2025.
Baca Juga: Ambil Tawaran Sebagai Pemandu Acara Misteri, Mongol: Muka Begini Pas Usir Setan
Dalam film garapan Daniel Tito Pakpahan ini, Mongol memerankan Hendrik, pemimpin sebuah sekte sesat yang menyeret seorang perempuan muda, Ribka, ke dunia ritual gelap dan mengerikan.
Katanya, karakter Hendrik ternyata cukup dekat dengan kehidupan Mongol Stres. Dia bercerita bahwa dirinya pernah tersesat dalam dunia sekte satanik di masa lalunya.
Namun ada cerita unik dimana ternyata dalam film ini Mongol Stres dibayar dengan harga murah.
"Banyak orang yang bilang, 'iya lah Mongol main, orang dia yang biayain,' padahal produsernya ada di belakang. Tapi dari 41 film, ini yang dibayar paling murah. Yang gue cari bukan soal duit. Gue pilih stand up. Karena main film lu sampai malam. Stand up 15 menit, 'Thank you, gua Mongol,' Masuk 150 (juta). Masih tetap, stand up comedian termahal se-Indonesia," ujar Mongol dalam gala premiere Film "Gereja Setan, Epicentrum, Jakarta Selatan pada Jumat (5/9/2025).
Baca Juga: Resmi Bergabung dengan PSI, Mongol Stres Ungkap Alasannya
Meski begitu, Mongol menegaskan bahwa bukan honor yang dia kejar. Melainkan esensi dari cerita dan karya yang dihasilkan tim produksi.
"Yang gue cari, apa yang ditulis di skenario, apa yang dijadikan karya dan tim, dibiayai produser dan eksekutif produser, sampai ke masyarakat tanpa menimbulkan polemik," katanya.
Film Gereja Setan menurut Mongol memiliki nilai yang cukup besar.
"Kekhawatiran kita dalam hidup adalah penyimpangan dalam iman. Ini yang harus kita waspadai bersama. Di film ini, pas dihubungi Bro Tito, saya langsung tertarik. Saya selalu ingin ketemu orang yang ingin ngobrol soal satanik, gimana kita bisa 'berguna' untuk mereka yang terjebak di situasi itu," bebernya.
Dia juga menambahkan bahwa karakter Hendrik sangat dekat dengan pengalaman pribadinya.
"Karakter ini enggak jauh dari pengalaman pribadi Mongol. Jadi ya, good-lah gitu. Gue bersyukur banget, apalagi ini adalah film gue jadi pemeran utama," ujarnya.
Film ini juga menjadi debut layar lebar bagi Kathleen Carolyne, yang memerankan Ribkha, seorang perempuan muda yang hidupnya terpuruk setelah hamil di luar nikah dan kehilangan calon suaminya dalam kecelakaan.
Kathleen mengaku mengalami tantangan emosional luar biasa selama mendalami karakter tersebut.
"Memerankan Ribkha sangat berat buat aku, apalagi aku belum pernah main film dan langsung jadi pemeran utama. Persiapannya sangat intens, sampai beberapa hari tidak keluar rumah hanya untuk baca skrip berulang-ulang. Sehari bisa baca dua sampai tiga kali dari awal sampai akhir," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









