Ashanty Sedih Berat Toko Kuenya Tutup: Masa Terhancur Aku...

AKURAT.CO, Penyanyi Ashanty membawa kabar mengejutkan sekaligus menyedihkan.
Setelah enam tahun berjalan, dia dengan berat hati mengumumkan akan menutup bisnis kuenya, Lumiere.
Baca Juga: Ashanty Ngadu Soal Warisan 5000 Meter Milik Ayahnya Diduga Dirampas Mafia Tanah
Ashanty pun tak menutupi rasa sedihnya saat dirinya harus mengumpulkan seluruh karyawannya.
"Ya insyaAllah. Allah, aduh, jangan nanya gini dong kalau nanya kayak gitu ini agak sedih ya. Pasti aku sedih banget, tapi tepat besok (Kamis, 31 Juli) jam 11 kita kumpul, insyaAllah sama karyawan Lumiere untuk menutup," kata Ashanty di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Yang membuat keputusan ini terasa semakin sulit adalah fakta bahwa bisnis Lumiere sebenarnya masih berjalan dengan sangat baik dan memiliki banyak pelanggan setia.
"Di tengah kita dan kita sudah pikirkan matang-matang pastinya, berbulan-bulan. Ya sedihnya kan kalau orang jualan sesuatu kalau misalnya enggak berjalan baru tutup. Ini Lumiere udah 6 tahun, masih berjalan dengan baik, masih banyak yang cari," ucapnya.
"Tapi ya kita harus ambil keputusan yang benar, enggak gampang buat aku. Tapi aku rasa ini keputusan yang paling baik untuk saat ini. Jadi doakan aja," sambungnya.
Istri Anang Hermansyah itu enggan membeberkan lebih jauh terkait alasan penutupan bisnisnya.
"Aku enggak bisa cerita alasan-alasannya apa, ya itu masalah internal kita. Intinya ada beberapa hal yang mungkin harus kita lakukan untuk mengambil keputusan ini," katanya.
Baca Juga: Ashanty Dapat Banyak Kejutan di Ulang Tahun ke-12 Pernikahan dengan Anang Hermansyah
Penutupan bisnisnya itu tentunya membuat ibu sambung Aurel Hermansyah merasakan hancur.
"(Karena kejadian ini) Bukan sedih lagi. Sebulan ini mungkin aku dibilang adalah masa terhancur buat aku karena yang terberat adalah sampai kalau-kalaunya ya maksudnya yang terberat bukan hanya karena harus tutup, tapi karena ada banyak orang juga yang bergantung sama kita," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









