Akurat

Sengketa Tanah Belum Juga Selesai, Nirina Zubir: Bingung Saya Juga

Sri Agustina | 5 Juli 2025, 10:54 WIB
Sengketa Tanah Belum Juga Selesai, Nirina Zubir: Bingung Saya Juga

AKURAT.CO, Nirina Zubir masih terus berjuang untuk menghadapi kasus mafia tanah milik keluarganya yang sudah berjalan kurang lebih empat tahun itu.

Baca Juga: Nirina Zubir Semringah Usai Dapatkan Kembali 2 Sertifikat Rumahnya

Bahkan Nirina Zubir mengaku bingung, sebab mantan ART-nya yang sudah menjadi tersangka masih mengajukan banding atas kasus tersebut.

"(Orang) yang sudah dipenjarakan dan saya tidak mengerti kalau sudah dipenjarakan ternyata masih bisa menuntut juga dan menuntutnya juga banding lagi, banding lagi, dan bahkan Nirina ini sedang menjalankan 3 persidangan ini dari orang yang sama yang sudah kami penjarakan," ujar Nirina Zubir di kawasan Senayan, baru-baru ini.

Nirina berharap akan adanya ketok palu dan selesainya kasus mafia tanah yang menguras tenaga dan fisiknya.

"Nirina nunggunya untuk inkrah, ketok palu, udah selesai. Karena dengan itu Nirina bisa bekerja dengan tenang, syuting dengan tenang," ucapnya.

"Sekarang kan kayak otaknya terbagi-bagi, makanya kemarin kalau misalnya teman-teman tahu, Nirina kemarin burn out, seorang Nirina yang adalah seorang ekstrovert banget dan kayak hahaha hihihi banget kemarin kayak (down) benar-benar off gadget, enggak mau ketemu sama orang segala macam," sambungnya.

Baca Juga: Senyum Nirina Zubir Dapatkan Kembali Sertifikat Tanah Milik Ibunya

Untuk hal ini, Nirina cuma bisa kembali berharap dan menagih janji pemerintah yang akan membantu menyelesaikan permasalahan mafia tanah ini.

"Nirina berharap bahwa dari pemerintah ini benar benar menegakkan janjinya sehingga tidak banyak lagi orang yang bisa mengalami kasus ini. Ini bahkan kasus ini lagi banyak-banyaknya banget ini kan, jadi, please please banget, kalau memang janji tolong ditepati," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R