Medina Zein Mulai Bisnis dari Awal, Akui Bingung

AKURAT.CO, Medina Zein kini mulai membangun kembali bisnis skincarenya untuk menata kehidupan pasca bebas dari penjara dua tahun lalu.
Menurut Medina Zein, bisnis terbarunya ini dia mulai dari nol dan tanpa modal yang besar.
"Serius, aku dari nol. Aku enggak ngada-ngada, aku pulang cuma pegang uang Rp300 ribu. Tadinya kan aku mau off, istirahat berapa bulan aku enggak kerja, tapi ternyata aku butuh Instagram aku untuk cari uang," ujar Medina Zein saat ditemui awak media di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Selasa (13/5/2025).
Baca Juga: Kata Uci Flowdea Terkait Putusan Hukuman Medina Zein
Medina mengaku setelah bebas, dirinya mendapatkan tawaran untuk tampil di televisi.
Dari situ, dia mengakui para investor mulai kembali berdatangan hingga akhirnya dia berani untuk memulai bisnis.
"Jadi aku kayak 'ya sudah deh, aktifin, ya sudah deh, kerja lagi' jadi dari situ, hari kedua aku bebas aku langsung dapat tawaran kerjaan, dari stasiun televisi, tiga atau empatlah. Dari situ, sudah banyak investor yang masuk ke aku," katanya.
Tak ingin asal berbisnis, Medina mengaku enggan terburu-buru untuk membuat nama usahanya besar.
Baginya, saat ini zaman sudah berubah. Dia pun terkejut akan kemajuan penjualan produk melalui online.
"Sekarang kalau kalian lihat aku jualannya lipcream dulu terus kayak jualan skincare kecil-kecilan dulu, enggak war wer wor kayak dulu. Karena aku mau cek ombak dulu karena ini zaman sudah beda. Dua tahun aku hilang, tiba-tiba kayak berubah planet," tuturnya.
"Yang tadinya cuma posting di Instagram langsung dapat duit, sekarang harus live berjam-jam sampai tenaga habis," tambahnya.
Medina telah membuat produk kecantikannya memiliki kemasan yang unik dan formulasi terbaik.
"Packaging. Selain packaging, formulasi. Formulasi sama packaging itu nomor satu. Orang kan lihat pasti kemasan. Kalau misalnya kemasannya bagus pasti kayak 'ih gemas, pengin beli,'" pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









