Nicholas Saputra Hadirkan Perhiasan dengan Sentuhan Elemen Api

AKURAT.CO Nicholas Saputra semakin menampakkan dirinya di bidang perhiasan.
Kali ini, dia ditunjuk menjadi Brand Ambassador Mondial serta Creative Director dari koleksi Mondial Precious menghadirkan Mondial Precious Fire Collection.
Baca Juga: Komitmen Berbakti untuk Indonesia, BCA Kenalkan Nicholas Saputra sebagai Duta Bakti BCA
Untuk memamerkan karyanya, Mondial X Nicholas Saputra menghadirkan Exhibition selama satu bulan penuh.
Mondial Precious Fire Exhibition ini pun dipenuhi dengan berbagai instalasi seni yang dibuat oleh Iwan Yusuf, seniman yang merupakan pendiri Studio Jaring dan dikurasi oleh Heri Pemad, selaku art director dari pameran ini.
Saat dibuka pada tanggal 1 Februari 2025, exhibition ini dihadiri oleh sejumlah publik figur, editor in chief media, influencer, dan VIP customer.
Pada hari pembukaan exhibition Mondial Precious Fire ini juga diramaikan oleh penampilan dari Diskoria.
Brand Manager MONDIAL Aninda Savitri mengungkapkan Nicholas Saputra yang menghadirkan elemen api sebab memiliki filosofi yang dalam.
“Menurut Nicholas, api harus dibakar terus, agar bisa menjadi satu energi yang bisa bermanfaat bagi sekitar. Dari situ jadi sebuah ide yang memang harus dikulik,” kata Aninda dalam Peluncuran Mondial Precious Fire Collection x Nicholas Saputra, di The Warehouse, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2025).
Baca Juga: Kepo Alasan Nicholas Saputra Enggan Tampil Dikonten Podcast Dan Jarang update Instagram
Nicholas Saputra mengaku memilih elemen api yang merupakan salah satu elemen alam yang terbentuk dari proses pergerakan Simpel Geometry.
"Pada Mondial Precious Fire Collection ini mencoba mengeksplorasi “Fire” yang merupakan salah satu elemen alam yang terbentuk dari proses pergerakan “Simpel Geometry.” Untuk precious stones yang digunakan pada koleksi Mondial Precious Fire, saya tetap memilih menggunakan blue sapphire dan red ruby karena perpaduan keduanya sebagai warna primer bisa menghasilkan kombinasi yang unik," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








