Akurat

23 Tahun Berkarya, Badai Rilis Karya Terbaik Cinta Hidup dan Wanita

Syaiful Bahri | 22 September 2022, 21:37 WIB
23 Tahun Berkarya, Badai Rilis Karya Terbaik Cinta Hidup dan Wanita

AKURAT.CO  Musisi sekaligus produser Doa Di Badai Hollo atau yang populer dengan nama Badai menandai 23 tahun berkarya di industri musik tanah air.

Hal itu ditandai dengan melahirkan proyek bertajuk Karya Terbaik Badai, Cinta Hidup dan Wanita. Seperti diketahui, Badai merupakan founder band Kerispatih sejak 2003 silam.

Lewat proyek album Karya Terbaik, Cinta Hidup dan Wanita, Badai merilis 11 buah lagu hits dan 1 buah lagu baru yang ia bawakan sendiri dan bekerjasama dengan GMI Records dan dipasarkan lewat gerai restoran cepat saji KFC.

Dalam album tersebut, Badai menyertakan sejumlah penyanyi berkarakter mulai dari Elmatu, Regina Ivanova, Dudi Oris, Mytha Lestari, Arizky, Sharen Fernandez, Rayen Pono, Cynthia Gabriella, Ricky Rantung, TRU, dan Indah Kus.

"Itu adalah perjalanan musik saya, journey saya. Sampai hari ini 23 tahun, karya-karya terbaik saya bisa dinyanyikan sejumlah penyanyi," ungkap Badai dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/9).

Badai, seperti diketahui dalam perjalanan karirnya banyak membuat lagu-lagu hits yang juga dibawakan penyanyi Indonesia ternama. Sebut saja nama Agnes Mo, Kerispatih, Badai Romantic Project, Rossa, Audy, Terry, Astrid Basjar, Judika, Cakra Khan, Indonesian Idol, Mytha Lestari, Maudy Ayunda, Andmesh Kamaleng, Novita Dewi, dan masih banyak lagi. 

Dengan dirilisnya album tersebut, Badai memiliki harapan dengan hasil dari karya-karyanya selama 23 tahun turut bisa dirasakan oleh anak-anaknya.

"Ketika nanti anak saya bilang ‘makasih ayah aku bisa sekolah karena karya papah’ itu adalah sebuah anugerah dan kebanggan saya sebagai musisi setelah 23 tahun ini berkarya," terang Badai.

Berikut 11 lagu hits dan 1 lagu dari Badai di album Karya Terbaik Badai, Cinta Hidup dan Wanita yakni, Aku Cuma Punya Hati, Bila Rasaku Ini Rasamu, Melamarmu, Lagu Rindu, Tapi Bukan Aku, Cinta Datang Terlambat, Jangan Rubah Takdirku, Mengenangmu, Demi Cinta, Kejujuran Hati, Kita Pasti Bahagia, Sepanjang Usia. 

Dalam produksi album tersebut, Badai bertindak langsung sebagai Producer dan Music Director dengan dibantu oleh musisi-musisi hebat Indonesia, antara lain Maya Hasan (Harpa), Didiet Violin, Tommi Pratama (Saxophone), Rio Alief dan Deva Harststeen (Drums), Bona Ambarita (Bass), Rega Dauna (Harmonica), Dennis Nussy (Vocal Director), Alden Luhukay, Ari Akono, Lucky Barus (Guitars), Muhammad Fitri dan Rio Exo (Vocal Track Solution), Achi Harjakusumah (Orchestrator) dan penampilan luar biasa dari Budapest Scoring Orchestra yang merekam langsung dari Budapest, Hongaria. 

Album ini juga disempurnakan oleh Eko Sulistyo sebagai Peramu Mixing Mastering. "Semoga saya masih bisa melanjutkan terus tradisi lagu-lagu cinta ini terus dan terus dengan kesederhaan hati dan ketulusan rasa untuk semua yang selalu mencintai karya karya saya," pungkas Badai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.