Iis Dahlia Kena Hujat Netizen, Mental Devano Danendra Terguncang

AKURAT.CO, Iis Dahlia menjadi salah satu artis yang beberapa kali kena nyinyir oleh netizen. Entah karena sikap atau ucapannya saat tampil di televisi.
Ternyata, banyaknya kritik atau hujatan itu mempengaruhi putra bungsunya, Devano Danendra. Menurut Iis Dahlia, hal tersebut wajar terjadi.
"Namanya juga masih kecil, baru terjun di dunia entertainment, masih harus belajar menghadapi orang yang gak semua suka sama kita. Sekarang sih udah lumayan oke," ujar Iis Dahlia ditemui di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (02/09).
Menurut Iis Dahlia, menjadi public figure harus memiliki mental yang kuat. Apalagi menghadapi orang lain yang tidak bertemu secara langsung.
"Kalau face to face mereka akan minta foto, kayak yang suka sama kita. Tapi begitu enggak, kan mereka gak tau kita sebenernya gimana, keseharian kita," jelas Iis Dahlia.
"Sekarang udah mulai ngerti, udah mulai cuek. Kalau dulu kan, 'kok orang gini sih', 'kok orang gitu sih'," tambahnya.
Iis mengungkapkan putranya itu menjadi diam. Namun, ketika bercerita bisa sampai menangis.
"(Devano) lebih ke diem, tapi kalau ada gimana, dia cerita bisa sampe nangis," kata Iis Dahlia.
Bahkan, putranya itu pernah meminta Iis Dahlia untuk berhenti jadi host dan menjadi penyanyi saja. Untunglah, Devano sudah paham sekarang.
"Dia ngomong kok, dia sempat bilang, 'mama berhenti aja deh jadi host'. Lebih seneng lihat mama jadi penyanyi. Karena kalo jadi penyanyi itu kan gak yang kayak gimana-gimana. Untuk menjadi bintang harus kuat mentalnya dan sekarang sudah mengerti," bebernya.
Tentu saja agar Devano Danendra mengerti, Iis Dahlia melakukan pendekatan khusus. Caranya dengan mengajak putranya itu berbicara dan diberikan pengertian-pengertian.
"Namanya anak-anak harus diajak ngomong, harus dikasih tahu, bahwa kalau kita melakukan ini, kita akan ini, dalam hidup pun seperti itu. Hadapin aja, karena itu adalah suatu cobaan hidup dan berkarier. Jadi kalau ada step-step apapun bisa dihadapi," pungkas Iis Dahlia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





