Akurat

Grup MIND ID Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Sekitar Wilayah Operasional

M. Rahman | 20 November 2024, 14:49 WIB
 Grup MIND ID Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Sekitar Wilayah Operasional

AKURAT.CO Dalam upaya mendukung peningkatan pendidikan generasi muda di sekitar wilayah operasional, BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID konsisten merealisasikan program peningkatan kualitas dan akses pendidikan di wilayah operasionalnya.

Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, menyatakan bahwa Holding yang beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Timah Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk terus menjalankan program peningkatan nilai tambah bagi masyarakat, termasuk di bidang pendidikan sepanjang 2024 tahun ini.

Menurutnya, hal ini juga merupakan langkah strategis untuk membangun generasi masa depan yang unggul, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045 dalam mewujudkan transformasi sosial. “Melalui program-program pendidikan yang telah direalisasikan, kami berupaya konsisten memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi emas masa depan,” ujar Heri Yusuf.

Adapun, pada Agustus 2024 ANTAM melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia telah menyalurkan bantuan pendidikan kepada 220 pelajar dari keluarga kurang mampu dan pelajar disabilitas.

Baca Juga: Sinergi Anggota MIND ID, ANTAM dan Freeport Bisa Hemat Devisa Rp200 Triliun

Bantuan pendidikan ini rutin dilakukan sebagai wujud komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah operasional ANTAM.

BUKIT ASAM berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung mengadakan Pelatihan Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi bagi siswa dan guru Sekolah Dasar (SD) di Lampung. Pelatihan ini diikuti oleh 48 guru SD dan 96 siswa SD dari berbagai kecamatan, dengan harapan memberikan dampak jangka panjang bagi pendidikan matematika dasar di daerah tersebut.

Selanjutnya, PT Freeport Indonesia (PTFI) mendukung transformasi pendidikan di era Society 5.0 bagi 36 sekolah di sembilan desa di Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur. Dukungan ini diwujudkan melalui penyelenggaraan program seperti seminar pendidikan guru, outbound peserta didik, pelatihan pemanfaatan teknologi, dan lomba media pembelajaran yang berlangsung sejak Juli hingga Agustus 2024.

Adapun, PT TIMAH memfasilitasi para pelajar untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT Timah guna menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja. Sebanyak 26 pelajar dari SMK Negeri 1 Mentok akan melaksanakan PKL di Division Processing and Refinery PT Timah, dimulai sejak Oktober 2024 hingga empat bulan ke depan.

Sementara itu, Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa memberikan bantuan pendidikan berupa beasiswa senilai Rp490 juta kepada 70 mahasiswa prasejahtera Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung pendidikan dan meringankan beban finansial mahasiswa, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Heri Yusuf menambahkan bahwa kemajuan pendidikan di daerah sekitar operasional adalah kunci untuk menciptakan ekosistem yang mendukung keberlanjutan usaha jangka panjang. "Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder daerah guna memperluas cakupan program dukungan pendidikan ini," tukas Heri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa