Susu Ikan Mahal, Menteri Teten: Produksi Masih Kecil
Demi Ermansyah | 28 September 2024, 15:53 WIB

AKURAT.CO Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki optimis harga susu ikan akan segera turun dan dapat mampu bersaing dengan harga susu sapi.
Seperti yang diketahui bersama, saat ini, harga susu ikan memang masih lebih mahal, sekitar Rp75.000 per liter. Usut punya usut, mahalnya harga susu ikan tersebut karena produksinya yang masih terbatas dan hanya ada satu perusahaan yang memproduksinya.
"Harganya sekarang lebih mahal karena produksinya masih kecil. Baru satu perusahaan yang bikin soalnya," ucanya pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Jumat (27/9/2024).
Lebih lanjut, Teten menjelaskan, bahwasanya dalam membangun sebuah pabrik susu ikan sebenarnya tidak membutuhkan anggaran besar, hanya sekitar Rp20 miliar. "Nah dari jumlah itu, Rp15 miliar digunakan untuk bangunan, sementara Rp3 miliar untuk peralatan ekstraksi protein hidrolisat," ungkapnya.
Meskipun begitu, Teten mengakui masih ada banyaknya tantangan dalam hal tersebut, oleh karena itu dalam tiga tahun ke depan pabrik susu ikan bisa dibangun di daerah pesisir.
"Tentunya dengan melibatkan koperasi nelayan dengan menjual susu ikan dengan harga yang terjangkau, kami optimis itu akan terjadi. Jadi jangan cepat-cepat bilang sulit dan sebagainya, itu tidak baik" ucapnya.
Teten juga menambahkan bahwa dengan dukungan pemerintah, terutama di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto, produksi susu ikan bisa diperluas dan ditingkatkan. "Sangat bisa. Memang sekarang masih skala kecil, tapi dengan pabrik besar, apalagi kalau didukung pemerintah, harga bisa lebih terjangkau," tukas Teten.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








