Bandara APT Pranoto Samarinda Gelar Simulasi Penanganan Darurat

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub melalui Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda menyelenggarakan kegiatan pelatihan penanggulangan keadaan darurat melalui Full Scale Airport Emergency Exercise (AEE) dan Airport Contingency Exercise (ACE) di Bandar Udara APT Pranoto.
Kepala BLU Kantor UPBU Kelas I APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan mengatakan, pelaksanaan latihan ini merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan personel dan efektivitas prosedur penanganan keadaan darurat di bandar udara.
“Latihan ini tidak hanya untuk menguji kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga memastikan seluruh prosedur penanggulangan keadaan darurat dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan,” kata I Kadek dikutip dari laman Kemenhub, Minggu (20/9/2026).
Baca Juga: Kemenhub Kerahkan 3 Kapal Negara Cari Korban KMP Virgo Transport 8
Simulasi dibagi ke dalam dua agenda utama. Sesi pertama difokuskan pada Airport Emergency Exercise (AEE) yang dilaksanakan oleh Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) bersama seluruh Komite Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Airport Contingency Exercise(ACE) yang diinstruksikan oleh Unit Aviation Security (Avsec) bersama seluruh Komite Keamanan Bandar Udara.
Melalui kedua simulasi tersebut, setiap unsur yang terlibat menguji kemampuan dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing, termasuk mekanisme komunikasi, koordinasi, pengambilan keputusan, serta mobilisasi sumber daya dalam menghadapi kondisi darurat di bandar udara.
I Kadek menambahkan, keterlibatan berbagai instansi dalam latihan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan penanganan keadaan darurat yang membutuhkan respons secara terpadu.
“Karena itu, melalui latihan bersama ini kami ingin memastikan setiap pihak memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya sehingga ketika terjadi kondisi darurat yang sebenarnya, respons dapat dilakukan secara terpadu dan efektif,” jelasnya.
Latihan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya direktorat teknis di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Samarinda.
Kemudian, TNI/Polri yang terdiri dari Lanud Dhomber Balikpapan, Polresta Samarinda dan Kodim 0901/Samarinda, Badan Intelijen Negara (BIN), Imigrasi, Bea dan Cukai, Kekarantinaan, BMKG, AirNav Indonesia, serta perwakilan maskapai yang beroperasi di Bandar Udara APT Pranoto.
Baca Juga: PT KAI Properti Mulai Diadili dalam Skandal Korupsi DJKA Kemenhub
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan evaluasi yang dilakukan oleh observer eksternal untuk mengukur efektivitas respons darurat yang telah diuji serta mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
I Kadek menyampaikan bahwa hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kualitas pelayanan keselamatan di Bandar Udara APT Pranoto.
“Kami berharap melalui evaluasi ini dapat diketahui aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Hasil latihan ini akan menjadi bahan untuk melakukan penyempurnaan prosedur dan memperkuat koordinasi, sehingga kesiapsiagaan bandar udara dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dapat terus ditingkatkan,” tutur I Kadek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







