Perluas Akses Energi Bersih, Kementerian ESDM Mulai Pembangunan Jargas Tahap I di Cirebon

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) melaksanakan audiensi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Adapun tujuan dilaksanakannya audiensi tersebut untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna memastikan pembangunan Jargas berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Agung Kuswandoro menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan Jargas, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan konstruksi.
Baca Juga: Kementerian ESDM Mulai Bangun Jargas 41 Ribu Rumah di Cirebon
Pembangunan Jargas membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kontraktor pelaksana, dan seluruh pemangku kepentingan.
"Melalui koordinasi ini, kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sehingga manfaat Jargas dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Cirebon," kata Agung dikutip dari laman Ditjen Migas, Rabu (3/6/2026).
Lebih lanjut, Agung menyampaikan rencana pelaksanaan pembangunan Jargas Kabupaten Cirebon Tahap 1 akan mencakup sekitar 41.000 Sambungan Rumah (SR) yang tersebar di Kecamatan Palimanan, Gempol, Depok, dan Duku Puntang.
Pada kesempatan yang sama, Sugiarto selaku Koordinator Pokja Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Migas menjelaskan bahwa pembangunan Jargas di Kabupaten Cirebon bukan merupakan program yang baru.
Sebelumnya, pemerintah telah membangun jaringan gas rumah tangga sebanyak 14.663 SR melalui tiga tahap pembangunan, yaitu 4.000 SR pada tahun 2012, 6.105 SR pada tahun 2019, dan 4.558 SR pada tahun 2021.
"Keberadaan jaringan gas yang telah dibangun sebelumnya menjadi modal yang baik untuk melanjutkan pengembangan Jargas di Kabupaten Cirebon. Kami berharap pembangunan tahap berikutnya dapat semakin meningkatkan akses masyarakat terhadap energi yang lebih bersih, aman, dan efisien," ujarnya.
Dalam audiensi, Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga (Jargas) dan siap membantu proses koordinasi di lapangan, termasuk pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat serta fasilitasi kebutuhan administrasi dan teknis selama tahapan konstruksi berlangsung.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan proyek ini,” tutur Imron.
Melalui kegiatan audiensi dan koordinasi tersebut, Ditjen Migas berharap pembangunan Jargas Kabupaten Cirebon Tahap 1 dapat berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain meningkatkan akses terhadap energi yang lebih bersih, aman, dan efisien, pembangunan Jargas juga diharapkan dapat mendukung pengurangan ketergantungan pada LPG serta memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








