Antrean ke Gilimanuk Padat, Kemenhub Kerahkan 35 Kapal

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terus mengoptimalkan berbagai langkah guna mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi di jalur menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengatakan, upaya ini dilakukan melalui koordinasi intensif di lapangan oleh Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali bersama para pemangku kepentingan terkait, termasuk kepolisian, operator kapal, otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.
Kementerian Perhubungan, kata Dudy juga terus berupaya memastikan seluruh layanan transportasi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.
Pihaknya mendorong percepatan berbagai langkah operasional di lapangan untuk mempercepat penguraian kepadatan kendaraan dan penumpang di kawasan Gilimanuk, sehingga mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik.
“Untuk meningkatkan efektifitas koordinasi saya telah memerintahkan Wakil Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Darat turun langsung ke Gilimanuk,” kata Dudy di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Baca Juga: Kemenhub Buka Posko Pusat Angkutan Lebaran 2026, Perkuat Koordinasi Transportasi Mudik
Hingga hari ini, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau padat, dengan dominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang hendak menyeberang menuju Pulau Jawa.
Berbagai langkah strategis terus dilakukan untuk memastikan pelayanan transportasi penyeberangan tetap berjalan optimal di tengah peningkatan volume kendaraan.
Untuk mempercepat pergerakan kendaraan dan memperlancar arus penyeberangan, jumlah kapal yang dioperasikan mencapai 35 unit kapal, dari 28 yang sudah ada dan tambahan 7 kapal, dengan pola pelayanan 8 trip.
Kapal-kapal tersebut terdiri dari 19 kapal yang beroperasi di dermaga moveable bridge (MB), 11 kapal di dermaga landing craft machine (LCM), serta 4 kapal tambahan yang diperbantukan guna meningkatkan kapasitas angkut penyeberangan.
Selain penambahan armada, Kemenhub juga menerapkan sejumlah langkah operasional di lapangan, antara lain melalui skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk mempercepat rotasi kapal, serta percepatan proses bongkar muat guna memperlancar kanalisasi kendaraan kecil.
“Pengaturan lalu lintas kendaraan juga diperkuat melalui pengoperasian buffer zone di terminal kargo Pelabuhan Gilimanuk serta optimalisasi fungsi UPPKB Cekik sebagai titik pengendalian kendaraan sebelum memasuki kawasan Pelabuhan,” tutur Dudy.
Baca Juga: Kemenhub Buka Pendaftaran 69.232 Tiket Gratis Kapal Laut untuk Mudik Lebaran 2026
Sementara itu, berdasarkan pemantauan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika pada pukul 11.55 WITA, kondisi perairan di Selat Bali terpantau kondusif untuk pelayaran.
Cuaca dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang rendah sekitar 1 meter, jarak pandang mencapai 10 kilometer, serta arus air mengarah ke utara dengan kecepatan sekitar 2,5 knot.
Kemenhub akan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi operasional penyeberangan serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kelancaran layanan transportasi di lintas Ketapang–Gilimanuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini








