Akurat

KSAD Maruli: Agroforestri TNI AD Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Esha Tri Wahyuni | 8 Februari 2026, 16:30 WIB
KSAD Maruli: Agroforestri TNI AD Dukung Ketahanan Pangan Nasional

AKURAT.CO TNI Angkatan Darat (TNI AD) menegaskan komitmennya mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan program agroforestri di berbagai wilayah Indonesia.

Meski bukan bagian dari tugas pokok, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak, menilai program tersebut menunjukkan hasil yang positif di lapangan.

“Sebetulnya kami mengerjakan itu tidak jadi fokus tugas pokok. Tapi kami melihat perkembangannya baik,” kata Maruli dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga: Program MBG Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Pemberdayaan Perempuan

Melihat dampak yang dinilai konstruktif tersebut, TNI AD berupaya melanjutkan dan mengembangkan agroforestri sebagai salah satu bentuk kontribusi institusional dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional secara berkelanjutan. Namun demikian, Maruli belum memaparkan secara rinci aspek teknis pengembangan program, termasuk wilayah terbaru dan komoditas pangan yang tengah dikembangkan.

Dirinya menegaskan, keterlibatan TNI AD dalam agroforestri lebih diarahkan sebagai upaya pendukung untuk memperkuat kemandirian pangan nasional, bukan mengambil alih peran kementerian atau lembaga teknis lainnya.

“Kami akan berupaya terus akan mengembangkan (agroforestri),” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Maruli menerima anugerah atas peran TNI AD dalam pengembangan agroforestri, penyediaan air bersih, serta penguatan teritori pangan. Ia menekankan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada institusi, bukan individu.

“Penghargaan karena peran TNI Angkatan Darat. Jadi bukan pribadi saya, tapi sebagai KSAD,” katanya.

Selain KSAD, Anugerah Insan Inspiratif Pangan juga diberikan kepada Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani atas kontribusinya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Penghargaan serupa diterima Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto atas perannya dalam mendorong kebijakan ketahanan pangan di tingkat legislatif.

Sebelumnya, berdasarkan pemberitaan ANTARA pada 6 Juli 2025, TNI AD telah memperluas pelaksanaan program agroforestri di sejumlah wilayah Jawa Barat. Program tersebut berfokus pada pemberdayaan lahan menjadi tanaman hutan produktif yang diintegrasikan dengan komoditas hortikultura.

Baca Juga: Gandeng Polda Kaltim, Badan Bank Tanah Optimalkan Lahan untuk Ketahanan Pangan

“Program agroforestri ini bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan nasional dan membuka lapangan kerja baru,” kata Maruli saat panen raya hortikultura agroforestri di Purwakarta.

Ia menyoroti kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalan produksi dan akses air bersih. Kerja sama dengan PTPN serta PT Pupuk Indonesia disebut menjadi faktor penting keberhasilan program tersebut.

Program agroforestri TNI AD tercatat telah melibatkan sekitar 5.000 keluarga, dengan target pengelolaan lahan hingga satu hektare per keluarga. Skema ini diharapkan mampu menghasilkan pendapatan di atas upah minimum regional (UMR), sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan.

Pengembangan agroforestri telah dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Barat, seperti Purwakarta, Cianjur, Pangalengan, Pangandaran, dan Garut, dengan target luasan mencapai 200 hektare per lokasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.