Saatnya Gen Z Terjun ke Koperasi di SoemitroFest 2026, Yuk Join!

AKURAT.CO Partisipasi generasi muda dalam sektor perkoperasian masih tergolong rendah. Mengutip hasil data Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI) pada tahun 2021 anggota koperasi dengan rentang usia 12 hingga 27 tahun baru sekitar 6%.
Padahal, jumlah mahasiswa di Indonesia sangat besar. Pada periode 2024–2025, tercatat lebih dari 8 juta mahasiswa strata satu (S1), 903 ribu mahasiswa diploma, serta lebih dari 4.400 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah.
Melihat kesenjangan tersebut, Kementerian Koperasi bersama AKURAT.CO menginisiasi program SoemitroFest. Dimana program tersebut dirancang sebagai ruang edukasi dan kolaborasi guna memperkuat peran mahasiswa dalam mengembangkan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Baca Juga: Kemenkop Dorong Kopdes Masuk Sektor Produksi, LPDB Siap Biayai
Secara historis, koperasi memiliki posisi strategis dalam sistem ekonomi nasional. Salah satu tokoh yang meletakkan fondasi pemikiran ekonomi kerakyatan adalah Prof. Soemitro Djojohadikusumo.
Dirinya menempatkan koperasi sebagai instrumen perjuangan ekonomi rakyat untuk mewujudkan keadilan sosial dan kemandirian bangsa.
Program ini juga dikaitkan dengan percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dengan target utama sekitar 82.000 gerai fisik KDKMP dapat terbangun pada Maret hingga April 2026.
Oleh karena itu, Kementerian Koperasi menilai keterlibatan mahasiswa penting untuk memperkuat ekosistem tersebut, baik melalui inovasi model bisnis, literasi koperasi, maupun kampanye digital yang adaptif dengan perkembangan zaman.
SoemitroFest akan digelar dalam bentuk roadshow ke sejumlah kampus di lima wilayah dengan basis audiens terbesar, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Kegiatan ini menghadirkan kuliah umum ekonomi kerakyatan, diskusi koperasi di era digital, serta literasi Koperasi Desa Merah Putih yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dan praktisi.
Selain forum diskusi, program tersebut juga akan menghadirkan Kompetisi Digital Campaign Koperasi. Mahasiswa diminta membuat konten kreatif di Instagram dan TikTok dengan narasi koperasi yang kontekstual dan relevan dengan generasi muda.
Baca Juga: Kemenkop Targetkan Kopdes Sleman Jadi Role Model Nasional
Sedangkan untuk segi penilaian, akan dilakukan berdasarkan kreativitas, jumlah tayangan, serta tingkat engagement. Nantinya para pemenang akan memperoleh dana pembinaan dari Kementerian Koperasi.
Menurut Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destry Anna Sari menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif diperlukan agar koperasi semakin inklusif dan dekat dengan generasi muda.
“Koperasi inklusif kolaboratif Gen kekinian, let's build it!” tegasnya.
Senada dengan Destry, Asisten Deputi Literasi dan Penyuluhan Kementerian Koperasi, Edy Haryana, mengajak mahasiswa untuk tidak ragu-ragu untuk terlibat aktif dalam perkoperasian.
“Anak muda, jangan ragu menjadi bagian dari koperasi. Bersama koperasi, kita bisa berinovasi, berkarya, dan membangun masa depan,” kata Edy.
Seperti yang diketahui, rangkaian kegiatan nantinya akan dilengkapi dengan pelatihan UMKM dan pembahasan akses pembiayaan wirausaha muda.
Mahasiswa diberi kesempatan membuka booth usaha dalam bazar UMKM dengan syarat tergabung dalam koperasi. Komposisi bazar terdiri dari 10 booth, masing-masing lima dari mahasiswa dan lima dari pelaku UMKM setempat.
Dari sisi publikasi, kegiatan ini akan diperkuat melalui kanal digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Strategi tersebut diharapkan mampu menjangkau audiens usia muda yang mendominasi platform media sosial.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan media, Kemenkop berharap para generasi muda tidak hanya mampu meningkatkan literasi tentang perkoperasian akan tetapi juga mendorong lahirnya model bisnis koperasi mahasiswa yang berkelanjutan.
Sebagai informasi, SoemitroFest akan digelar pada tanggal 14 Februari 2026 di Auditorium Institute Agama Islam An-Nawawi, Purworejo.
Agenda tersebut akan dihadiri oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destry Anna Sari, serta Bupati Purworejo Yuli Hastuti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









