Akurat

PANFEST 2026 Dorong Hilirisasi Pangan dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Moehamad Dheny Permana | 14 Februari 2026, 23:09 WIB
PANFEST 2026 Dorong Hilirisasi Pangan dan Penguatan Ekonomi Rakyat

AKURAT.CO Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui hilirisasi produk pangan nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan lewat gelaran PANFEST 2026 bertajuk “Bangsa Sehat, Bumi Kuat, Pangan Hebat” di Hutan Kota GBK, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Ketua Pelaksana PANFEST, Abdul Hakim Bafagih, mengatakan, festival ini mengusung konsep Panganan Pasar Nusantara sebagai bentuk hilirisasi dan kreativitas produk pangan dari berbagai daerah pemilihan (dapil) di Indonesia.

“Ini adalah bentuk hilirisasi produk-produk pangan kita. Kreativitas dari seluruh dapil yang ada di Indonesia kita sajikan di sini untuk dinikmati bersama,” ujar Hakim.

Apresiasi untuk Kader dan Support System

Hakim menjelaskan, sesuai arahan Ketua Fraksi PAN DPR Putri Zulkifli Hasan, acara ini digelar secara internal sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh support system partai, mulai dari tenaga ahli, staf ahli, kader, hingga petugas pendukung lainnya.

“Selama ini kita repotkan, sekarang waktunya semuanya happy-happy, icip-icip jajanan pasar dan dapat door prize,” katanya disambut tawa peserta.

Ia menegaskan, seluruh pembiayaan acara dilakukan secara swakelola oleh anggota Fraksi PAN DPR RI.

Dalam kesempatan itu, Hakim juga menyampaikan harapannya agar PAN dapat menembus posisi tiga besar pada Pemilu 2029.

“Semoga fraksi kita makin kompak dan makin hebat. Insya Allah target 2029, tiga besar bukan hal yang mustahil,” ujarnya.

Baca Juga: IGCN Bersama Bappenas Dorong Akselerasi Ekonomi Sirkular Lewat Executive Dialogue 2026

12.000 Sajian Pangan Nusantara

Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan menyebut PANFEST 2026 bukan sekadar festival, melainkan simbol persatuan kader melalui pangan lokal.

Dalam acara tersebut, PAN menyajikan 12.000 hidangan pangan nusantara yang berasal dari 19 dapil dan satu organisasi sayap partai (PIA).

“Artinya Indonesia ini kaya. Tinggal bagaimana kita serius menjaga, memperkuat, dan memberi nilai tambah pada pangan lokal kita,” ujar Putri.

Ia menekankan bahwa ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan lingkungan. Jika pangan kuat, maka masyarakat akan sehat dan sejahtera.

PANFEST juga dikemas dalam format pasar rakyat dan potluck untuk menonjolkan semangat gotong royong.

Selain festival kuliner, rangkaian kegiatan meliputi talkshow urban farming dan lingkungan, syukuran panen, serta aksi bersih-bersih.

“Pesannya jelas, ini bukan sekadar seremoni, tapi ajakan untuk bergerak bersama,” tegasnya.

Klaim Surplus Beras dan Fokus Nelayan

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan turut menyampaikan arahan kepada kader sekaligus memaparkan capaian pemerintah di sektor pangan.

Menurutnya, Indonesia kini mengarah pada swasembada pangan.

Ia menyebut, pada 2024 Indonesia masih mengimpor lebih dari 4 juta ton beras. Namun pada 2025, Indonesia diklaim mencatat surplus 4,2 juta ton sehingga tidak lagi melakukan impor.

“Tahun 2025 kita surplus 4,2 juta. Jadi tidak impor satu butir pun,” kata Zulhas.

Selanjutnya, pemerintah akan memfokuskan program pada peningkatan kesejahteraan nelayan. Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 20 ribu hektare tambak dan pengembangan 2.000 desa nelayan.

Baca Juga: Peneliti BRIN: Perbaikan Sistem Pemilu Perlu Berorientasi pada Penguatan Demokrasi

Di desa-desa tersebut akan dibangun fasilitas pabrik es, cold storage, serta dukungan perahu bagi nelayan.

Dengan fasilitas tersebut, hasil tangkapan ikan dapat disimpan lebih lama sehingga harga jual lebih stabil.

“Kalau tidak ada pembeli, ikan bisa disimpan di cold storage hingga tiga sampai enam bulan. Harapannya harga ikan bagus dan nelayan bisa lebih sejahtera,” ujar Zulhas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.