Bahlil Bakal Perpanjangan Kontrak ExxonMobil hingga 2055, Investasi Hingga Rp168 Triliun

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan adanya rencana perpanjangan kontrak dan tambahan investasi perusahaan migas asal Amerika Serikat, ExxonMobil di Indonesia.
Adapun, ExxonMobil melalui ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) adalah operator Blok Cepu di Jawa Timur dengan hak partisipasi 45%. Kontrak ExxonMobil di blok ini akan berakhir pada 17 September 2035.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa ExxonMobil merupakan salah satu perusahaan migas asal AS yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari satu abad dan menjadi kontributor signifikan terhadap produksi minyak nasional.
Baca Juga: Bahlil Dampingi Prabowo Bertemu Donald Trump, Prospek Cerah Ketahanan Energi Indonesia
“Mereka adalah salah satu penyumbang lifting terbesar selain Pertamina. Hari ini lifting mereka kurang lebih sekitar 170.000 sampai 185.000 barel per hari,” kata Bahlil dalam konferensi pers di AS dikutip, Sabtu (21/2/2026).
Bahlil menambahkan, pemerintah berencana memperpanjang kerja sama dengan ExxonMobil hingga 2055. Perpanjangan tersebut akan diikuti dengan tambahan komitmen investasi yang diperkirakan mencapai sekitar USD10 miliar atau sekitar Rp168 triliun.
“Kita akan memperpanjang sampai dengan 2055 dengan total investasi kurang lebih menambah USD10 miliar,” tambahnya.
Meski demikian, Bahlil menegaskan masih terdapat sejumlah poin yang perlu diselesaikan sebelum kesepakatan final dicapai. Salah satu isu utama adalah skema pembagian cost recovery antara pendapatan negara dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).
“Ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari komunikasi bilateral kita antara pihak swasta yang ada di sini maupun dengan Pemerintah Indonesia, termasuk di dalamnya adalah berkomunikasi dengan Pemerintah Amerika Serikat,” tutur Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









