RESD Fase II Diluncurkan, Kementerian ESDM Siapkan Talenta Energi Bersih

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor energi baru terbarukan melalui peluncuran Renewable Energy Skills Development (RESD) Fase II.
RESD Fase II merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Swiss yang berfokus pada penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi di bidang energi terbarukan agar selaras dengan kebutuhan industri.
Program ini menjadi instrumen strategis Kementerian ESDM dalam menyiapkan tenaga kerja yang terampil, adaptif, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi energi bersih.
Baca Juga: Kejar Target Lifting 2026, Kementerian ESDM Percepat Izin Sumur Minyak Rakyat di Jateng
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM, Prahoro Nurtjahyo, menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi sangat bergantung pada kesiapan SDM yang berkelanjutan.
“Melalui RESD Fase II, kita membangun ekosistem pengembangan SDM dan kolaborasi yang menyelaraskan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan talenta energi terbarukan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin perubahan,” kata Prahoro dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).
Prahoro menjabarkan, keberhasilan implementasi RESD Fase I yang berlangsung sejak Desember 2020 hingga Juli 2025 menjadi fondasi utama pelaksanaan fase lanjutan.
Pada fase pertama, RESD telah mencetak 450 lulusan sarjana terapan teknik dengan spesialisasi energi terbarukan.
“Pada fase I, program RESD melatih 386 teknisi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di sembilan provinsi, meningkatkan kapasitas 214 dosen dan instruktur, membangun lebih dari 100 kolaborasi strategis dengan industri, serta mencatat tingkat serapan kerja lulusan politeknik mencapai 80 persen,” jelasnya.
Sementara itu, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Olivier Zehnder, menyampaikan bahwa Swiss dan Indonesia memiliki visi yang sama terkait pentingnya tenaga kerja terampil dalam mendukung transisi energi.
Baca Juga: Proyek Titan Belum Groundbreaking, Kementerian ESDM Ungkap Kendala
“Dengan dukungan Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO), RESD menjadi wujud investasi bersama dalam pengembangan SDM energi terbarukan, tidak hanya melalui transfer keahlian, tetapi juga penguatan kapasitas kelembagaan secara berkelanjutan,” ujar Olivier.
Pada RESD Fase II periode 2025–2028, program akan diperluas ke 19 politeknik dan lembaga pelatihan di bawah naungan Kementerian ESDM, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Ketenagakerjaan yang tersebar di 15 provinsi.
Fokus pengembangan meliputi ekspansi teknologi, termasuk penyimpanan energi baterai, penguatan kurikulum berbasis industri, penyediaan fasilitas laboratorium berstandar industri, serta pengarusutamaan kesetaraan gender.
Melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan keterlibatan industri, Kementerian ESDM berharap RESD Fase II mampu meningkatkan kesiapan kerja lulusan sekaligus memperkuat kontribusi SDM nasional dalam mendukung keberhasilan transisi energi dan pembangunan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









